WAHYU METASARI/RADAR JOGJA
TERUS BERBENAH: Executive Vice President PT. KAI DAOP VI Jogjakarta Wiwiek W, dalam acara BUMN Marketers Club di Gedung Balai Yasa, kemarin (22/4).
JOGJA – PT. Kereta Api Indonesia Dae-rah Operasional VI Jogja terus berupaya meningkatkan pelayanan, dan keama-nan penumpang. Gebrakan baru yang segera dilakukan, adalah memberlaku-kan sistem e- gate atau tiket dan gerbang elektronik. Sistem ini untuk memutus mata rantai percaloan tiket kereta api.Executive Vice President PT. KAI DAOP VI Jogjakarta Wiwiek W men-gatakan, sistem e-gate sesuai rencana akan diluncurkan Mei mendatang, untuk beberapa stasiun di wilayah Joglo, yakni Jogja, Klaten, dan Solo. “Saat ini, persiapan untuk sistem e-gate masih terus dilakukan,” katanya.Menurutnya, proses ke sistem e-gate, butuh waktu yang lama. Sebab pelayanan, sarana, dan prasarana untuk sistem tersebut juga tidak mudah. “Sekarang juga masih kami survei, titik-titik mana yang akan kami ope-rasionalkan sebagai e-gate. Namun yang pasti, untuk stasiunnya, ada Lem-puyangan, Klaten, Solo Balapan, dan Purwasari,” lanjut Wiwiek saat ditemui dalam acara BUMN Marketers Club, di Gedung Balai Yasa, kemarin (22/4).Dijelaskan, nantinya e-gate ini akan melayani semua rute perjalanan. Mulai dari kereta api lokal hingga jarak jauh. “Untuk sementara hanya tiga wilayah Joglo dulu, Jogja, Klaten, dan Solo. Sedangkan Joglosemar, sementara masih dalam pemikiran. Memang juga ada wacana ke arah sana,” katanya.Dijelaskan, e-gate merupakan se-buah sistem yang mengatur batasan bagi penumpang tiket dengan para pengantar. Wiwiek memaparkan, ada berbagai kelebihan dari sistem terbaru ini. Di antarnya, penumpang yang tidak bertiket, tidak bisa naik. Kemu-dian tiket yang sudah kedaluarsa tidak bisa digunakan lagi; tiket yang tidak sesuai jadwal tidak bisa digunakan, dan proses boarding lebih akurat.”Selama ini, kereta api selalu iden-tik dengan yang namanya calo. Un-tuk memutus mata rantai percaloan, ya dengan sistem e-gate ini,” kata Humas PT. KAI DAOP VI Jogja Gatut sutiyatmoko. (met/jko/ong)