MAKASSAR – Aksi spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial Al (19) akhirnya terhenti setelah petugas dari Kepolisian Sektor Makassar melepaskan sejumlah peluru, tadi malam, Rabu (22/4).
Remaja itu mengerang kesakitan setelah dua peluru menembus kaki kanannya. Al ditembak karena berupaya kabur dari kejaran petugas. Pelaku yang tumbang seketika mengucapkan kalimat takbir.
“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Samiallahuliman hamidah,” teriak Al kesakitan dilansir FAJAR (Grup JPNN.com), Kamis (23/4).
Sebelumnya, petugas memergoki Al beraksi di wilayah hukum Polsek Makassar. Namun, Al berhasil kabur saat hendak disergap, Selasa (21/4) malam. Petugas yang telah mengantongi identitas dan catatan kejahatan Al kemudian melakukan pencarian. Lewat tengah malam, Al akhirnya berhasil diringkus di kediamannya.
Pelaku kemudian dibawa untuk dilakukan pengembangan dan menunjukkan lokasi barang bukti, sekaligus mencari kawan Al yang menemaninya saat beraksi. Namun setibanya di jalan Barombong, Al berupaya mengelabui petugas dengan menunjukkan lokasi yang salah, disaat itulah Al berupaya kabur. Namun petugas tidak tinggal diam, kenekatannya itu membuat kaki kanannya tertembus timah panas petugas.
“Kurang ajar. Kau baca bacaan salat baru sementara mencuri,” ketus salah satu anggota Unit Khusus Polsek Makassar.
Dari catatan kepolisian, Al merupakan spesialis pencurian sepeda motor (curanmor). Disalah satu aksinya, tercatat pada Juni dan Agustus 2014 silam, di BTN Hartaco dan Jalan Sungai Limboto, Al dan kawanannya berhasil mencuri sepeda motor jenis Yamaha Mio dan Jupiter.
“Di BTN Hartaco, dia bersama Em. Saat ini kita masih melakukan pencarian,” ucap Kanit Reskrim Polsek Makassar, Iptu Rivai.(zaq/jpnn)