SLEMAN – Jadwal uji coba PSS Sleman, yang rencananya digelar di Maguwoharjo International Stadium (MIS) sore ini terpaksa dibatalkan. Tim berjuluk Laskar Sembada itu lebih memilih memfokuskan diri guna menghadapi partai perdana dengan PSIM Jogja yang hanya tinggal tiga hari.
Sebelumnya Pelatih PSS Sleman Jaya Hartono menginginkan skuadnya menggelar laga uji coba sekali lagi. Itu dilakukan guna penyegaran pascapertandingan berat melawan klub QNB League, Persela Lamongan. “Kondisi skuat cukup capai setelah menggelar uji VO2 Max. Bila dipaksa bisa berdampak pada hamstring,” kata Jaya usai memimpin latihan di MIS Rabu sore (22/4).
Jaya mengungkapkan, para pemain mengalami keletihan pada otot paha. Melihat kondisi yang dialami anak asuhnya tersebut, Jaya memutuskan untuk tidak melakukan latih tanding.
Sebelumnya, memang ada rencana penundaan uji coba. Namun tampaknya tidak bisa terealisasi sebab pada hari Kamis (23/4) MIS digunakan oleh Persiram Raja Empat untuk menggelar latihan. Ya, selama ini Laskar Elang Jawa harus berbagi tempat berlatih dengan tim paling timur pulau Indonesia.
Dalam latihan kemarin, Jaya lebih menekankan pada teknis permainan dan pressing terhadap pemain. Berkali-kali pelatih berlisensi A AFC ini mengintruksikan menerapkan tiga pemain untuk menjaga dua pemain yang bergerak.
Di sisi lain, mundurnya Persik Kediri dari Divisi Utama membawa konsekuensi perubahan jadwal di grup 4 yang dihuni PSS ini. Itu karena kontra tim tetangga PSIM dalam tajuk Derbi DIJ digelar Minggu (26/4), namun karena adanya perubahan jadwal, pertandingan mundur sehari menjadi Senin (27/4).
Mundurnya jadwal memang tidak terlalu signifikan berdampak pada tahapan-tahapan yang dilakukan Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan PSS. Ketua Panpel PSS Edyanto menerangkan, permohonan perzinan asudah diserahkan ke Polres Sleman. Hanya saja, masih terbentur persoalan, sebab pihak kepolisian meminta surat resmi dari PT Liga bahwa divisi utama benar-benar sudah berjalan. “Pembekuan PSSI memang memberi dampak tersendiri. Apalagi selama ini PSSI menjadi induk sepakbola. Tanpa adanya kejelasan, pihak kepolisian enggan memberi izin,” jelasnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya siap berkoordinasi dengan pihak manajemen. Sehingga nantinya, apa yang menjadi perlengkapan perizinan bisa segera dipenuhi. (bhn/din/Nr)