MUNGKID – Rencana pembangunan Pasar Tradisional Muntilan terus dilakukan Pemkab Magelang. Sekitar 200 pedagang Pasar Muntilan mengikuti sosialisasi pembangunan Pasar Muntilan 2015 di Gedung Etalase Potensi Desa, Desa Pucungrejo, Muntilan kemarin (22/4).
Pembangunan pasar Muntilan secara bertahap selama tiga tahun menelan biaya Rp 95 miliar. Gedung baru nanti akan dibangun dengan tiga lantai.
“Biaya yang dibutuhkan untuk membangun ini mencapai Rp 95 miliar,” kata Asisten Umum Pemkab Magelang Endra Endah Wacana dalam sosialisasi pembangunan Pasar Muntilan di Gedung Etalase Potensi Desa, Desa Pucungrejo, Muntilan.
Menurut Endra, pembangunan ini dalam rangka untuk lebih menciptakan pasar tradisional yang bersih serta representatif bernuansa modern. Rencananya, pasar menjadi tiga lantai. Yakni, lantai I (basement) untuk parkir, lantai II untuk dagangan basah, dan lantai III untuk dagangan kering.
Pelaksanaan pembangunan Pasar Muntilan akan dilaksanakan secara bertahap. Yakni, akan dimulai Tahun Anggaran 2016 sampai 2018.
Regulasi ini merupakan komitmen Pemkab Magelang untuk melayani dan memenuhi warga masyarakat. Yakni, memiliki pasar yang bersih, tertata, dan sesuai tuntutan konsumen.
“Kami rasakan penting, karena keberadaan Pasar Muntilan begitu besar kontribusinya dalam menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Magelang,” papar Endra.
Dikatakan, pembangunan ini tidak bisa dilepaskan dari perkembangan Pasar Muntilan dalam dua dekade terakhir yang terlihat begitu pesat. Di samping itu, ciri khas sebagai pasar tradisional yang menonjolkan transaksi harga antara penjual dan pembeli masih kental di dalamnya.
Keberadaan Pasar Muntilan juga mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja, menjaga stabilitas harga bahan pokok, memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah, serta bisa meningkatkan pendapatan asli daerah.
“Kami yakin, saat ini perkembangan pasar modern juga tidak kalah cepatnya. Keberadaan Pasar Muntilan akan tetap dibutuhkan dan menjadi gantungan hidup masyarakat Kabupaten Magelang. Khususnya warga di Kecamatan Muntilan dan sekitarnya,” katanya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar (Disdagsar) Kabupaten Magelang Asfuri mengatakan, pembangunan pasar seluas 21.901 meter persegi dibiayai menggunakan APBD Kabupaten Magaelang murni dengan total biaya Rp 95 miliar. Dana ini dicadangkan dari tiga tahun anggaran. Yakni, Tahun Anggaran 2016, 2017, dan 2018.
Selama berlangsungnya pembangunan, seluruh pedagang Pasar Muntilan untuk sementara direlokasi ke pasar sementara yang akan dibangun di Desa Pucungrejo. Ini mengambil lokasi di samping Gedung Etalase Potensi Desa.(ady/hes/mga)