SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA FANATIK: Antusiasme penonton di Maguwoharjo International Stadium (MIS) saat menyaksikan laga uji coba PSS Sleman menjamu Persela Lamongan (19/4).
JOGJA – Tim peserta Divisi Utama (DU) masih terus begerilya untuk mendapatkan sponsor guna mengarungi kompetisi. Bermain di kasta kedua Liga Indonesia, diakui memang membuat klub kesulitan menjaring sponsor.
Seperti yang dialami klub PSIM Jogja. Jelang sepekan merumputnya di Divisi Utama, Laskar Mataram-julukan PSIM Jogja baru mengantongi dua sponsor lokal.
Ketua Umum PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru mengatakan, pihaknya belum mampu mendapatkan sponsor utama jelang bergulirnya kompetisi DU. “Sepertinya bermain di Divisi Utama kurang diminati perusahaan untuk menjadi alat promosi. Tapi kami tetap akan upayakan,” kata Agung kemarin (22/4).
Dengan kondisi tersebut, pria yang juga menjabat sebagai manajer PSIM Jogja ini berharap klub berjuluk Laskar Mataram tersebut bisa mencapai prestasi setinggi mungkin. Dengan prestasi, diharapkan sponsor akan datang dengan sendirinya. “‪Jika hal tersebut tercapai, bukan tidak mungkin di putaran kedua akan ada perusahaan yang mau menjadi sponsor utama,” terangnya.
Wakil Manajer Persiba Endro Sulastomo mengatakan, pihaknya masih terus berusaha menjaring sponsor. Manajemen Persiba sendiri sebelumnya telah bertemu dengan perwakilan perusahaan potensial untuk menjalin kerjasama. “Kami masih terus berkomunikasi dengan pemilik perusahaan untuk dijadikan sponsor,” jelasnya. (bhn/din/Nr)