MIROTA KAMPUS FOR RADAR JOGJA
SIMBOLIS: Mirota Kampus memberikan bantuan untuk korban banjir di sekitar Kali Code, kemarin (23/4). Bantuan diterima Ketua RW 01 Jagalan Ledoksari, Agus Tiyono.
JOGJA- Hujan deras yang turun Rabu (22/4) malam kemarin, membuat Kali Code di tengah Kota Jogja meluap. Akibatnya, puluhan rumah di wilayah Jagalan Ledoksari, Purwokinanti, Pakualaman dan sekitar Sungai Winongo Bener Kota Jogja terendam. Sebagai upaya membantu korban bencana luapan Kali Code, Mirota Kampus cepat bergerak dengan menyalurkan bantuan.
Marketing PR Mirota Kampus Andreas Probo menyebutkan, respon cepat dilakukan Mirota Kampus untuk meringankan beban warga yang tertimpa musibah. Beberapa bantuan yang disalurkan antara lain berupa sembako, susu bayi, obat-obatan dan selimut.
“Kegiatan ini sebagai tanggap darurat atas bencana banjir yang baru terjadi. Sekaligus perwujudan kepedulian Mirota Kampus atas musibah yang dialami warga sekitar bantaran Kali Code dan Sungai Winongo. Barang-barang yang disalurkan memang sangat diperlukan warga tertimpa musibah. Kami berharap, semoga bencana ini segera diatasi,” katanya.
Sedangkan Agus Tiyono, Ketua RW 01 Jagalan Ledoksari Pakualaman mengatakan, setiap terjadi hujan deras 3-4 jam, maka kawasan bantaran Kali Code akan terkena imbasnya. Sehingga seperti yang terjadi kemarin, luapan air masuk ke pemukiman dan menggenangi rumah warga.
Menurut Agus, siklus ini terjadi setiap 4-5 tahun sekali. Selain di Kali Code, hal yang sama juga terjadi di sekitar Sungai Winongo di daerah Kelurahan Bener. Air memasuki sampai di RW 03 dan RW 04 kelurahan setempat. Menurut Lurah Bener, Inda Ismanto, di wilayah RW 04 bahkan ada rumah yang sampai hanyut. (sce/cr3/jko/mga)