JOGJA – Tiga tim DIJ yang bertarung di kompetisi Di-visi Utama 2015 resmi di-launching tadi malam. Persiba Bantul memperkenalkan skuad dan jersey-nya di Mess Persiba, PSIM Jogja di Wisma PSIM, dan PSS Sleman di Jogja City Mall.Ribuan suporter masing-masing tim larut dalam kegem-biraan menyambut launching tim ini. Di bawah guyuran hujan lebat, ribuan suporter PSS Sleman tetap antusias mengikuti peluncuran tim kesayangannya iin.Jersey PSS diperkenalkan sejumlah peragawati. Jersey berwarna hijau, biru, kuning, dan hitam itu produk ap-pareal Sembada. Anang Hadi perwakialn dari apareal Sembada menyebut, untuk motif jersey pertama dan kedua menampilkan motif elang di depan.
Itu sesuai dengan tagline PSS, saatnya terbang tinggi. “Kami berha-rap bisa memacu tim untuk naik ke kompetisi lebih ting-gi,” harapnya.Dirut PT PSS Soekeno mengaku bangga dengan dukungan supporter. “Dengan dukungan yang santun dan antusias, diharapkan para pemain PSS bisa naik ke tingkat yang lebih tinggi,” terangnya.Tim PSIM Jogja memasang logo Jogja Istimewa pada jersey terbaru yang akan dikenakan selama Divisi Utama 2015. Jersey utama tetap mengusung warna kebesaran PSIM yakni biru dengan menyematkan motif parang di bagian lengan.Manajer sekaligus Ketua Umum PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru mengatakan, jersey PSIM merupakan endorsmen PT Salvo Indonesia. “Mereka menyediakan kebutuhan tim, otomatis mereka mendapatkan hak untuk jersey,” ujarnya.Menurutnya, PSIM akan menjadi satu-satunya tim yang memasang logo Jogja Istimewa di jerseynya. Berbeda dengan motif parang yang tetap ada di jersey home-nya, untuk jersey away nuansa Jogja juga lebih kental. Dengan warna putih, dan ada gradasi pagelaran Keraton serta Tugu Jogja di bagian depan.
Rencananya, jersey terbaru ini akan dikenakan pada laga putaraan pertama melawan PSS, Minggu (26/4) be-sok. Namun belum ada kepastian dengan izin tanding yang belum turun. “Kami belum mendapat pemberita-huan resmi soal pembatalan, namun konsentrasi pemain tetap pada kompetisi,” ujarnya.Pada launching tim dan jersey semalam, PSIM juga anthem “Aku Yakin Dengan Kamu”, di mana lagu tersebut merupakan kado istimewa dari para suporter.Sementara itu, manajemen Persiba Bantul berancang-ancang akan meliburkan para pemain jika kepolisian belum mengeluarkan izin bermain. Meskipun kompetisi kick off Divisi Utama benar-benar digulirkan pada Minggu (26/4) mendatang. “Pahit-pahite kami liburkan nanti,” tandas Wa-kil Manajer Persiba Bantul Endro Sulastomo di sela-sela launching tim dan jersey di Mess Persiba tadi malam (24/4).Informasi terakhir yang diperoleh manajemen kepoli-sian bersikukuh tidak memberikan izin keramaian bagi penyelenggaraan laga kandang bagi Persiba di Stadion Sultan Agung.
Anggota DPRD Bantul ini menegaskan, manajemen bakal meminta surat keterangan dari Polres Bantul perihal larangan izin bertanding dan akan disam-paikan kepada PT Liga. “Kalau tidak diberikan izin kami ya tidak berani,” jelasnya.Manajemen baru berani ikut berkompetisi jika pemerin-tah telah memberikan lampu hijau untuk pelaksanaan pertandingan. Meskipun, kata Endro, manajemen telah meneken kontrak 24 pemain. “Untuk jersey kami tetap menggunakan produk lokal Reds! Untuk sponsor lain baru PDAM,” tambahnya.Pelatih Persiba Didik Listyantara tetap akan mempersiap-kan para pemainnya untuk pertandingan melawan Persinga Ngawi Minggu (26/4). “Kalau pertandingan diperbolehkan, kami sudah siap,” tuturnya. (bhn/dya/zam/din/ong)