MUNGKID – Sebanyak 1.240 anggota pramuka yang tergabung dalam 124 regu putra dan putri mengikuti Jambore SMP/MTs se-Kabupaten Magelang di Lapangan Jumoyo, Kecamatan Salam, kemarin (26/4). Mereka ikut sejumlah lomba untuk dipilih juara pertama hingga harapan.
Nantinya, pemenang pertama putra dan putri dikirim ke Jambore SMP tingkat Provinsi Jawa Tengah di Pati. Materi lomba meliputi pos ketoprak humor, pionering atau tali temali, lomba poster, pertendaan, dan lomba cerdas tangkas pramuka (LCTP).
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magelang Musyowir mengatakan, saat ini Gerakan Pramuka Kabupaten Magelang merevitalisasi diri dengan menempatkan inovasi dan kreativitas sebagai sasaran utama. Ini dimaksudkan agar Pramuka bisa melahirkan pemimpin di masa depan.
Ditambahkan Musyowir, proses revitalisasi Gerakan Pramuka berlanjut dengan meninggalkan pola pikir lama yang kurang bermanfaat. Atau kegiatan yang kurang menarik, karena menghambat Gerakan Pramuka.
“Pramuka menjadi wadah pembinaan generasi muda yang cerdas, trampil, berbudi pekerti, dan berakhlak mulia. Pramuka adalah kader pembaruan bangsa,” tegas Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magelang Musyowir kemarin (26/4).
Ketua Kwarcab Pramuka Suharno mengatakan, kegiatan Pramuka difokuskan pada pendidikan karakter. Pramuka mengajarkan disiplin, tanggung jawab, dan percaya diri demi memperbaiki perilaku masyarakat.
“Pramuka menjadi ajang berkumpul masyarakat untuk berinovasi, membangun komunikasi, dan melatih kreativitas,” katanya.(ady/hes/mga)