SETIAKY/RADAR JOGJA
Untung Sukaryadi
KEPALA Dinas Sosial DIJ Untung Sukaryadi mengungkapkan pera-saannya saat mendapatkan perin-tah atasannya harus mengosong-kan Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Jalan Parangtritis, Sewon, Bantul.PSBN itu selanjutnya digunakan untuk kompleks akademi komu-nitas yang dikelola Disdikpora. Akademi komunitas merupakan salah satu kegiatan unggulan milik Pemprov DIJ yang dibiayai dana keistimewaan (danais) DIJ. Konsentrasi akademi komu-nitas ini lebih banyak soal budaya. Lulusan akademi komunitas setingkat dengan D1.
Mahasiswa akademi komunitas adalah lu-lusan SMA atau sederajat. “Sebetulnya kami berat hati juga. Tapi, nggak bisa apa-apa. Kami diperintahkan segera me-ngosongkan PSBN karena se-bentar lagi akan digempur. Demi DIJ kami jalankan perintah ini,” katanya.Untung kemudian mendapatkan alternatif pengganti di Pesang-grahan Ambarbinangun tersebut. Fungsi pondok pemuda akan disatukan dengan Youth Center di Cebongan, Mlati, Sleman.
Menurut mantan kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) DIJ itu, pemanfaatan Pesanggrahan Ambarbinangun itu hanya sementara. Kelak, pihaknya akan membangun lokasi permanen di daerah Berbah, Sleman.”Kami sedang cari tanahnya. Jarak Berbah kami pandang ada di tengah-tengah. Nggak jauh dari kantor kami maupun kabu-paten dan kota se-DIJ,” katanya.Disinggung soal batas waktu penggunaan Pesanggrahan Am-barbinangun, di depan warga Untung tak bisa menjawab se-cara pasti. “Ya sementara itu bisa saja sampai sementaun,” kilahnya.”Kami hanya menjalankan perintah. Termasuk menyam-paikan sosialisasi kepada warga. Kalau kami tidak sampaikan malah keliru,” imbuhnya.Terkait penolakan dan kebe-ratan warga, Untung tidak me-masalahkannya.
Ia mengaku, sikap warga itu menjadi modal baginya untuk melaporkan ke-pada atasannya. “Ini jadi modal saya lapor ke-pada pimpinan. Begini lho ke-jadiannya,” kata Untung. Atasan yang dimaksud Untung adalah gubernur. “Tapi laporan saya melalui Sekprov DIJ,” terangnya.Tentang kekhawatiran warga, Untung menyatakan gepeng yang dimasukkan ke Pesanggrahan Ambarbinagun hanya transit sebelum diarahkan ke panti-panti bina sosial lainnya.Mereka yang dibawa ke lokasi tersebut adalah para penyandang masalah sosial yang dirazia di jalan. Termasuk yang meng alami gang-guan jiwa. (sky/zam/din/ong)