RIRIN OKTAVIANI/EKSPRESI
SEHAT DAN BUGAR : Melalui kegiatan Mamayu Hayuning Sesami warga SMAN 7 Jogja mengajak warga sekitar sekolah untuk bergabung dalam kegiatan bersama.

Berbagi Kebahagiaan bersama Warga Sekitar

 
 
 
MASIH ingat dengan peribahasa dima-na kaki berpijak di situ langit dijunjung? Mungkin itu sedikit yang bisa digambarkan dari kegiatan teman-teman SMAN 7 ato Smaven beberapa waktu lalu. Yaitu me-reka bikin beberapa aktivitas secara se-rempak di satu hari. Mulai dari kegiatan senam, bazaar, donor darah, sampai cek kesehatan gratis bagi warna sekitar seko-lah, yaitu di kawasan Pugeran Jogja. Sejak pagi warga di sekitaran Pugeran, Mantrijeron dan Pojok Beteng Wetan berduyun-duyun menuju SMAN 7 Jogja mengenakan pakaian sporty layaknya mau olahraga.
Enggak selang lama setelah ngumpul di lapangan sekolah, musik ae-robic langsung diputar dan semuanya bergerak-gerak mengikuti instruktur senam.Semua menyatu di lapangan sekolah, mulai guru, para siswa hingga wali murid serta warga sekitar melakukan gerakan senam. Sesekali mereka berteriak Yeah..! Sehingga suasananya seru dan akrab. Minggu pagi itu memang jadi berbeda disbanding minggu-minggu biasanya. Kegiatan itu dikemas oleh OSIS dan PMR melalui tema Memayu Hayuning Sesami.
“Kami sengaja bikin acara ini untuk war-ga SMAN 7 Jogjakarta dan warga sekitar sekolah. Karena kami sadar, mereka ada-lah bagian dari SMAN 7 Jogja. Jadi sese-kali mengajak mereka terlibat dalam ke-giatan bersama. Sebagai bentuk timbal balik bertetangga,” ungkap Sania Salsa-bila selaku ketua pelaksana.Usai berkeringat mereka diajak sarapan bersama. Menunya burjo dan jenang sung-sum yang udah disediakan panitia. Enggak cuma itu, panitia juga sudah menyiapkan cek kesehatan gratis bersama dokter dan bazaar sembako murah. Sebelumnya, panitia berkunjung ke ke-pala RT untuk mendata warga yang kurang mampu. Mereka (keluarga kurang mam-pu) yang tinggal di daerah Mantrijeron dan sekitarnya diberi kupon pembelian bazar sembako murah.
“Kupon nya ber-fungsi sebagai voucher yang dapat ditukar sembako murah,” tambah Sania. Maka usai kegiatan senam, ibu-ibu be-serta keluarga nya langsung bikin aksi borong sembako murah sambil dihibur beberapa hiburan dari SMAN 7 Jogja.Salah satu wali murid atau ortu Resti Ani Retno Arianti mengaku puas ikut terlibat di kegiatan itu. “Kegiatan ini sangat positif. Meski terletak di pinggir jalan, tapi SMAN 7 Jogja juga berada di tengah-tengah perkam-pungan. Jadi kata orang Jawa harus hidup bertetangga. Saling bantu-membantu mem-berikan rasa aman dan nyaman untuk warga sekitar,” pungkasnya. (rin/man/ong)