YOGI ISTI PUJIAJI/RADAR JOGJA
KAMPANYE : Pengunjung sedang membubuhkan tanda tangan di stan BNNK Sleman untuk perang melawan narkoba dan psikotropika.
SLEMAN- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman menggalang sejuta tanda tangan untuk perang melawan narkoba dan psikotropika. Momen itu digelar dengan memanfaatkan ajang pameran potensi daerah dan budaya dalam rangka peringatan HUT ke-99 Sleman di area Gedung Serba Guna, Denggung, Tridadi.
Setiap pengunjung stan BNNK tak hanya diminta membubuhkan tanda tangan di selembar kertas putih yang dibentang vertikal. Mereka juga diberi informasi seputar seluk beluk bahaya narkoba. Di dalam stan terpapar replika aneka bentuk dan jenis narkoba dan obat-obatan terlarang, berikut penjelasan tentang akibat negatif jika dikonsumsi manusia. Narkoba tak hanya merusak kesehatan fisik. Juga gangguan mental dan social. “Momen ini sekaligus menjadi ajang kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba. Terutama bagi pelajar,” ujar Kepala BNNK Kuntadi kemarin (29/4).
Kuntadi membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menggali informasi tentang narkoba di stan pameran yang dibuka sejak 24 April sampai 3 Mei. Mulai pukul 09.00-21.00. Penjaga stan yang terletak di zona A tersebut juga membagikan poster dan selebaran tentang pentingnya hidup sehat tanpa narkoba. Itu sesuai tema kegiatan tersebut. “Memang unsur edukasi yang kami kedepankan. Agar pengunjung tahu jenis-jenis narkoba untuk dihindari,” lanjut Kuntadi.
Pengunjung juga akan mendapat paparan cara penanggulangan narkoba supaya imun terhadap penyalahgunaannya. Sasaran dari kegiatan sekurang-kurangnya 2000 pengunjung. Di antaranya, pelajar, mahasiswa, guru, pegawai, dan swasta.
Tak kalah penting, pengunjung juga diberi pengertian tentang perubahan paradigma yang menyebut bahwa pecandu lebih baik direhabilitasi daripada dipenjara. Artinya, penyalahguna narkoba disarankan untuk lapor ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) untuk rehabilitasi.
Kuntadi berharap, para pengunjung pameran yang telah diedukasi bisa menginformasikan pengetahuan tentang bahaya narkoba kepada keluarga dan lingkungannya. “Kegiatan ini sekaligus untuk memperkenalkan BNNK Sleman kepada masyarakat,” kata Kuntadi.
Melalui kegiatan itu, Kuntadi mengajak semua elemen masyarakat melaksanakan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).(**/yog/din/mga)