HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
MANGKRAK: Kondisi objek wisata kolam renang mini Tanjungsari di Pedukuhan Ngaliyan, Ngargosari, Samigaluh saat ditinjau Komisi IV DPRD Kulonprogo, kemarin (29/4).
KULONPROGO – Komisi IV DPRD Kulonprogo menyayangkan kondisi kolam renang Tanjungsari di Pedukuhan Ngaliyan, Ngargosari, Samigaluh yang tidak dikelola dengan baik. Selain kolam dibiarkan tak ada airnya, lingkungan sekitar kolam juga terkesan tidak terawat.
“Padahal kolam ini merupakan objek wisata (obwis) yang dikelola pemkab yang diharapkan dapat menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ucap Ketua Komisi IV DPRD Kulonprogo Muridna saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), kemarin (29/4).
Dalam sidaknya kali ini, Muridna didampingi anggota Komisi IV Upiya Al Hasan, Edi Priyono dan Agung Raharjo. Ironisnya lagi, saat rombongan datang tak ada seorang pun petugas yang ada di lokasi.
“Kolam renang ini memang sudah jarang digunakan. Tidak seperti dahulu saat habis dibangun. Setiap hari libur banyak pengunjung yang datang,” kata salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Prihatin dengan kondisi tersebut, Muridna berharap pemkab segera merevitalisasi kolam tersebut. Yakni dengan memperbaiki mekanisme pengelolaan dan membangun infrastruktur pendukung. Seperti permainan anak-anak ataupun sarana hiburan lain yang bisa menarik pengunjung.
“Sangat kami sayangkan kalau seperti ini. Aset ini nilainya cukup mahal, dan ternyata tidak bisa digunakan masyarakat dan tidak mampu memberikan kontribusi pendapatan bagi daerah,” keluh politikus Partai Gerindra itu.
Senada dengan Muridna, anggota Komisi IV Agung Raharjo juga menyesalkan mangkraknya kolam renang tersebut. Menurutnya, Kulonprogo memiliki tujuh obwis yang dikelola pemkab. Salah satunya adalah kolam renang Tanjungsari. “Jadi sangat disayangkan, jika ada dibiarkan terlantar seperti ini,” tandasnya.
Terlebih Raperda tentang Tempat Rekreasi dan Olahraga kini tengah dibahas, di mana rencana tarif masuk objek wisata akan naik dari Rp 3 ribu menjadi Rp 5 ribu per orang. Kenaikan tersebut, akan diberlakukan untuk semua obwis, termasuk kolam renang Tanjungsari. (tom/ila/mga)