Niken Susilowati
Guru BK SMAN 4 Jogja
MODEL handphone yang dipilih tidak perlu aneh-aneh, asal bisa untuk telepon dan kirim sms pasti dibeli. Sekarang, anak-anak pintar dan tidak buta dengan gadget. Jadi HP yang bagus menurut mereka adalah yang canggih, gaul, dan bisa me-nyimpan banyak aplikasi. Misalnya media chatting.Selain murah dan cepat, chatting memang memudahkan kita untuk berkomunikasi. Memang seba-gian orang merasa jika kontak guru melalui line, bbm, dan media chatting dianggap kurang sopan. Tapi dilihat dari tujuan chattingnya, kalau memang untuk pelajaran, ya kenapa tidak? Toh kita selaku orang tua ada baiknya mengikuti zaman. Murid-murid banyak yang meng-hubungi saya lewat whatsapp, terutama karena saya guru BK yang mengajar kelas XII. Jadi banyak anak-anak yang konsultasi tentang kelanjutan karir mereka.
Lagipula saya juga jarang be-rada di sekolah. Wajar jika mereka mencari cara yang mudah untuk meng-hubungi saya. Secara khusus, saya memiliki dua gadget. Salah satu saya gunakan khusus untuk media komu-nikasi dengan anak-anak. Tidak hanya lewat chat, sekolah sekarang juga ada program khusus yang memang me-layani konsultasi siswa lewat e-mail.Gadget bagi anak-anak sekarang ba-gaikan kebutuhan pokok, dengan kata lain, mereka masuk ke ta-raf “kecan-duan”. Na-manya orang kecanduan pasti tidak bisa lepas dari hal yang dimaksud. Contohnya kalau bate-rai hp atau kuota inter-net habis, pasti mereka kelabakan dan bingung. Ketika kuota internet habis, kadang kita bingung kalau mau kontak teman, karena tidak punya nomer HPnya.
BBM misalnya, kita lebih sering me-nyimpan PIN daripada nomor HPnya. Hal ini membuktikan bahwa kita ha-rus juga menyimpan nomer HPnya.Di balik kelebihan penggunaan media komunikasi yang mudah, tidak lepas ada dampak negatif nya. Kadang peng-gunaan gadget membuat anak-anak anti social, apalagi di sekolah. Ketika guru mengajar, kadang mereka justru tidak memperhatikan penjelasan, ma-lah bermain HP. Selain itu, anak-anak juga mempunyai hasrat untuk selalu memperbarui gadgetnya karena fitur yang semakin canggih tiap harinya.Gadget memang perlu, namun jangan sampai digunakan dan mengganggu terutama dalam kegiatan belajar mengajar. (val/man/ong)