HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
BANTUAN: Traktor bantuan dari Kementerian Pertanian sebelum diserahkan kepada kelompok tani penerima di halaman Kantor Dinas Pertanian Kulonprogo, kemarin (7/5). 
KULONPROGO – Sebanyak 21 kelompok tani (klomtan) di Kulonprogo menerima bantuan 14 unit traktor dan tujuh pompa air dari Kementerian Pertanian. Penyerahan bantuan dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Pertanian Kulonprogo, kemarin (7/5).
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh anggota DPRD RI Komisi IV Siti Hediati atau Titik Soeharto. “Bantuan ini dalam rangka mewujudkan swasembada pangan. Presiden berkomitmen tiga tahun ke depan harus swasembada pangan,” ucapnya.
Titik menyampaikan, kedatangan kali ini kapasitasnya anggota dewan yang memiliki fungsi pengawasan. “Dengan pengawasan diharapkan program pemerintah yang telah dianggarkan bisa tepat sasaran dan sampai kepada mereka yang benar-benar berhak dan membutuhkan,” ujarnya.
Menurut Titik, Indonesia ke depan diharapkan tidak lagi impor beras. Sebab, tanah di Indonesia subur. Sebab itu, dewan telah menyetujui anggaran senilai Rp 32,8 triliun dan tambahan Rp 16,8 triliun, untuk membantu petani berupa alat pertanian.
Irjen Kementan Azis Hidajat menambahkan, bantuan traktor dan pompa itu gratis untuk kelompok tani. Pihaknya juga mewanti-wanti jangan sampai ada pungutan liar. “Kalau ada yang meminta pungutan atas nama dinas atau kementerian terkait bantuan ini silakan laporkan kepada kami,” terangnya.
Sekretaris Kelompok Tani Cerme Sutriadi menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah diterimakan. Sebelumnya, kelompok tani di Cerme memang belum mendapat bantuan traktor dari pemerintah.”Pengelolaannya nanti akan ada operator khusus. Nah, nanti anggota kelompok tani memanfaatkannya melalui operator itu,” ucapnya. (tom/ila/ong)