RAUT wajah kesedihan tidak bisa disem-bunyikan Egi, kakak Erri Yunanto. Matanya merah dan pandangannya kosong ketika ditemui di Kantor Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) yang terletak di Selo, Boyolali, kemarin. Dia tidak banyak berbicara, hanya terus memandang ke de-pan sambil sesekali memencet hidungnya. Egi mengaku belum bisa tidur semenjak diberitahukan adiknya terpleset ke kawah Merapi. Apalagi, sebelum adiknya ke Me-rapi ia sempat dipamiti oleh adik bungsunya itu. “Saya sempat dipamiti sama dia kalau mau ke Merapi,” terangnya
Sementara itu, niat Erri, penda-ki asal Sleman yang terpleset ke kawah Merapi memang ingin berfoto di Puncak Garuda. Namun tak disangka niatnya berfoto di atas puncak tersebut berujung petaka.Wajah Theofilus Dicky yang mengabadikan gambar Eri di puncak Merapi, terlihat layu saat ditemui di kantor BTNGM ke-marin. Dia mengaku baru tidur beberapa jam saja semenjak adanya kejadian tersebut. Ya, masih teringat jelas di memori Dicky bagaimana rekannya ter-sebut jatuh ke kawah Merapi.Sebelum Eri naik ke puncak Ga-ruda Sabtu (16/5), ada pendaki yang berhasil naik dan berfoto di sana. Kepada Dicky dan Erri, pendaki itu berkata tidak usah naik ke puncak Garuda bila ragu-ragu. “Saya juga bilang pada dia (Erri) kalau ragu-ragu tidak usah naik, mending turun. Namun, ternyata dia berhasil sampai ke atas,” katanya.
Ketika hendak turun inilah Erri terlihat ragu-ragu. Sebelum turun, Erei meminta Dicky untuk berjaga di depannya. Hal itu agar dia tidak kebablasan saat turun nanti. Namun takdir berkata lain, saat hendak turun itu Erri malah terpleset ke samping dan jatuh ke kawah.”Motivasinya memang pengen banget foto di situ (puncak Ga-ruda, Red),” kata Dicky. Melihat temannya jatuh dalam kawah, Dicky sontak ingin menolong temannya itu. Sayang, kejadian tersebut hanya terjadi dalam hitungan menit. Begitu cepat Erri terjatuh sehingga dia tak mampu menolong. “Topinya sempat jatuh, saya sempat melihat posisinya jatuh. Ketika saya mau mendekat dan menolong, diberi saran penda-ki lainnya untuk memberitahu-kan ke bascamp saja, sebab bila menolong sendiri terlalu beri-siko,” tandasnya. (yan/laz/ong)