SETIAKY.A KUSUMA/Radar Jogja
BANYAK KASUS: Kapolres Sleman AKBP Faried Zulkarnaen saat merilis berbagai kasus, di antara kasus miras, narkoba dan perjudian, kemarin (22/5). Oknum polisi Brigadir S (kanan) menutupi wajahnya karena malu tertanggkap basah judi dadu.
SLEMAN – Citra polisi di lingkungan Polda DIJ kembali diuji. Itu setelah salah seorang oknum polisi, Brigadir S (57), tertangkap basah sedang asyik judi dadu di Pasar Seyegan, Sleman. Oknum polisi yang bertugas di Polres Sleman tersebut, ditangkap oleh sesama sejawatnya. Karena bukan hanya kali ini, oknum polisi tersebut langsung ditahan.
Dari catatan polisi, tersangka Brigadir S ini juga pernah ditangkap dengan perkara yang sama. Saat dihadirkan di Polres Sleman, dia tampak malu. Dia selalu menutupi wajahnya dengan tangan.
“Dulu pernah, ini hanya hiburan saja. Saya malu sekali ini,” kata S sambil terus menutupi wjahnya dengan tangan di Mapolres Sleman, kemarin (22/5).
Kapolres Sleman AKBP Faried Zulkarnaen mengatakan, oknum anggotanya tersebut sudah melakukan dua kali pelanggaran yang sama. Karena itu, ia akan diproses secara pidana. Setelah proses peradilan, nantinya baru akan ditentukan proses internal di kepolisian, yakni sidang disiplin. “Tidak ada yang pantas untuk ditutup-tutupi. Ini akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kapolres.
Lebih jauh dikatakan, terungkakpnya kasus perjudian yang melibatkan oknum polisi ini berawal dari laporan masyarakat bahwa di TKP ada perjudian dadu cliwik.
“Sebenarnya sudah diingatkan berkali-kali oleh masyarakat, tapi karena berlangsung terus menerus, sehingga masyarakat lapor polisi. Kemudian kami gerebek, saat itu yang bersangkutan (oknum polisi) sedang asyik judi,” tandas Kapolres di Mapolres Sleman.
Bebarengan dengan penggerebekan judi dadu cliwik di Pasar Seyegan yang melibatkan oknum polisi tersebut, jajaran Polres Sleman
juga menggerebek perjudian yang sama di Tamanan, Tamanmartani, Kalasan, Sleman. Empat orang diamankan dalam kasus ini. Di tempat ini, petugas mengamankan barang bukti 3 buah dadu gambar cliwik palang, 1 lembar kain bergambar sama dengan dadu, dan uang tunai Rp 54 ribu.
Sementara itu, di tempat lain, di Desa Koteng, Sumberadi, Mlati, Sleman, petugas menangkap dua orang kasus perjudian togel. Barang bukti yang diamankan, berupa lima lembar kertas rekapan dari pemasang togel dan uang tunai Rp 148 ribu. (cr3/din/ong)