ADIDAYA PERDANA/RADAR JOGJA
MULAI MENGGELIAT: Pedagang mulai menggelar dagangannya di pasar sementara. Pemerintah siap membangun kembali Pasar Kaliangkrik.
MUNGKID – Pedagang korban kebakaran Pasar Kaliangkrik berharap segera diperhatikan Pemkab Magelang. Pem bangunan pasar sementara bagi pedagang terus dipersiapkan. Sesuai rencana, pembangunan pasar dimulai dalam minggu ini dengan menghabiskan anggaran Rp 398 juta.”Kami diberikan waktu untuk bisa menyelesaikan pekerjaan pasar sementara dalam 10 hari ke depan. Biayanya pembangu-nan mencapai Rp 398 juta,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Energi, Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) Kabupa-ten Magelang Sutarno kemarin (30/6).Sesuai rencana, ia mulai me-lakukan pembangunan pasar penampungan sementara bagi para pedagang korban keba karan Pasar Kaliangkrik, kemarin (30/6). Penampungan sementara akan dibuat dengan konsep los tanpa sekat atau dinding. Surat untuk mulai pembangunan dimasukan ke Bupati Magelang pada hari Senin (29/6).Sementara, anggaran yang di-sediakan untuk pembangunan diambilkan dari dana tidak ter-duga (DTT). Ini sesuai instruk-si dari Bupati Magelang. Sebe-lumnya, ia melakukan pengu-kuran dan desain gambar agar penampungan sementara bisa menyerupai pasar sebelum kebakaran.”Penampungan dibuat seperti bangunan sebelumnya. Dengan kapasitas bisa menampung sebanyak 250-300 pedagang. Sedangkan ukuran per kiosnya juga sama 3×3 meter. Pelaksana proyek dilakukan penunjukan,” urai Sutarno.Terkait pembagian kios, diserahkan ke pedagang masing- masing. Mengingat, mereka lebih mengetahui kondisi serta tata letak per kios sebelum kebakaran terjadi.Sebelumnya, pedagang me milih berjualan sementara dengan lapak seadanya. Padahal pasar penampungan sementara belum dibangun. Ini dilakukan sejak pasaran Legi, pekan lalu (26/6). (ady/hes/ong)