HUMAS UGM FOR RADAR JOGJA
DISTRIBUSI BUKU GRATIS: Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa melepas distribusi buku terbitan UGM, yang selanjutnya akan didistribusikan di daerah yang menjadi lokasi KKN, kemarin (1/7).
JOGJA – Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa melepas sebanyak 6.559 mahasiswa UGM, kemarin (1/7). Para mahasiswa tersebut merupakan peserta program KKN PPM di berbagai kabupaten/kota di Indonesia, seperti ke NTB, NTT, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Aceh, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Papua, dan lain sebagainya.
Ada yang menarik ketika Mensos memberikan sambuatan. Menurut Khofifah, panggilan akrab Khofifah Indra Parawansa, di tanah air Indonesia nini ada kultur menikah tanpa dicatatkan, sehingga anak yang dilahirkan tanpa akta kelahiran. Setidaknya, ada 40 juta anak yang belum miliki akta kelahiran.
“Saya minta adik-adik peserta KKN ikut menyosialisasikan kepada maryarakat akan pentingnya mencatatkan nikah, sehingga anak yang lahir bisa mendapatkan akta kelahiran,” kata Kofifah.
Sementara itu, Rektor UGM Dwi Korita mengatakan, pelaksanaan KKN PPM sebagai bukti nyata kontribusi UGM bagi masyarakat, UMKM, dan kelompok masyarakat yang ingin mandiri dan sejahtera.
Kali ini, pelaksanaan program KKN UGM bekerja sama dengan mitra seperti Universitas Hasanudin, Universitas Bosowa, dan Universitas Cenderawasih. “Peserta KKN ada yang dikirimkan ke daerah perbatasan, seperti di Kalimantan dan Kepulauan Riau berbatasan dengan Singapura,” kata Dwi Korita saat pelepasan peserta KKN di depan Gedung Grha Sabha Pramana, kemarin.
Pelepasan KKN diwarnai dengan pendistribusian 25 ribu buku terbitan UGM. Nantinya, buku tersebut akan didistribusikan di daerah yang menjadi lokasi KKN. “Buku tersebut dibagikan secara gratis,” terang Dwi Korita. (mar/jko/ong)