JOGJA – PS Gama memastikan diri lolos ke babak final Piala Wali Kota Jogja setelah menghempaskan PS Angkasa dengan skor 5-0 di Lapangan Mancasan, Wirobrajan kemarin (1/7). Di babak final, PS Gama akan bertemu Tunas Nusa Harapan (TNH) yang pada hari yang sama mengalahkan Bharata 1-0.
PS Gama memang layak diunggulkan di Piala Wali Kota Jogja tahun ini. Itu karena Gama memang berbekal nama mentereng eks punggawa PSIM serta pemain timnas bercokol di PS Gama.
Sebut saja nama Topas Pamungkas, Juni Riyadi, Bagas Adi, dan Dimas Drajat bahu membawa klubnya untuk melaju ke babak final. Maka tak heran, PS Angkasa yang menjadi kuda hitam dalam turnamen ini dipecundangi lima gol tanpa balas.
Pelatih PS Gama Erwan Hendarwanto mengatakan sesuai dengan amanat pemilik PS Gama menargetkan pencapaian tertinggi dalam turnamen kali ini. “Setiap mengikuti even kami memang selalu mencapai terbaik,” kata Erwan ditemui pasca pertandingan kemarin.
Dia menjelaskan, PS Gama memang diuntungkan dengan pemain muda yang sudah memiliki level nasional. Meski sudah berada pada level nasional, Erwan menganggap tetap tidak ada superioritas dalam tim dan menggap semua pemain sama.
Dia menyebut, keberadaan pemain dengan level nasional tersebut memudahkan ritme permainan tim sehingga bisa bermain secara kolekif. “Kami tidak semata-mata meraih kemenangan juga, karena ini Ramadan, intinya kami bisa menghibur serta meraih kemenangan secara baik juga,” jelasnya.
Mengenai partai final yang rencananya digelar 4 Juli mendatang di Lapangan Minggiran, Erwan menyebut tidak ada target persiapan khusus. Pola latihan dan instruksi akan sama dilakukan seperti partai-partai sebelumnya.
Hanya saja, asisten dari mantan pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara ini menilai TNH merupakan tim dengan karakter yang kuat karena bisa melaju hingga final. “Kami akan pikirkan nanti, saya sendiri sudah mengetahui kekuatan dari TNH,” jelasnya. (bhn/din/ong)