JOGJA – Menjelang Lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja mulai bekerja keras. Tak hanya menyiapkan Terminal Giwangan untuk memperlancar arus mudik. Demi memberikan kenyamanan warga dan wisatawan, lahan parkir juga menjadi prioritas.
Kepala Bidang Perparkiran Dishub Kota Jogja Johan Usaha Pinem menjelaskan, pihaknya sudah mendata lokasi mana saja yang membutuhan lahan parkir tambahan. Kemudian, mencari kemungkinan pembukaan lahan parkir baru.
“Seperti di Jalan Kusumanegara karena limpahan dari pengunjung GL Zoo dan Malioboro. Kami sudah siapkan alternatif beberapa untuk lahan parkir,” ujar Johan akhir pekan lalu.
Untuk menampung membeludaknya kendaraan pengunjung Malioboro, lanjut Johan, Dishub sudah memiliki lahan parkir tambahan di Ketandan. Hanya saja, lahan itu tetap tak bisa menampung pengunjung libur Lebaran.
Opsi lain kini dengan mendata kantor-kantor yang memiliki halaman luas. “Kami akan meminta untuk bisa dimanfaatkan menjadi lahan parkir. Sebenarnya masih banyak. Seperti gedung antor DPRD, bekas bioskop Indra, dan Kantor Kepatihan,” tambahnya.
Setelah semua kantor-kantor yang memiliki halaman luas itu terdata, sambung Johan, pihaknya akan mengajukan surat permohonan. Sehingga sebelum Lebaranpihaknya sudah memiliki gambaran tambahan luas kantong parkir nanti.
“Kalau Lebaran, pengunjung Malioboro meningkat signifikan. Ini yang masih terus kami lakukan kajian,” ujarnya.
Ia pun memastikan, tak akan memanfaatkan Alun-Alun Utara untuk lahan parkir. Ini sesuai dengan kebijakan selama ini, di halaman depan Keraton Jogja itu memang steril dari kendaraan. Bus dan kendaraan wisatawan pun telah dialihkan ke Taman Khusus Parkir (TKP) Ngabean.
Selain kawasan Malioboro, Johan memprediksi limpahan pengunjung GL Zoo juga bisa membuat arus lalu lintas di Jalan Kusumanegara tersendat. Makanya, pihaknya telah membentuk kelompok untuk mengatur parkir di kawasan itu.
Parkir pengunjung GL Zoo tak boleh di badan jalan, khususnya Jalan Kusumanegara. “Kami sudah siapkan juru parkir ini agar parkir tetap tertib. Baik dari sisi penggunaan lahan maupun tarif,” katanya.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti menambahkan, dirinya akan memantau langsung persiapan menyambut libur Lebaran. Termasuk kesiapan destinasi wisata di Kota Jogja dalam menampung limpahan kendaraan wisatawan.
“Kawasan Malioboro dan Keraton merupakan destinasi utama. Kemudian GL Zoo. Belum lagi destinasi tambahan seperti kuliner, kami minta semuanya untuk memikirkan lahan parkir,” ajak HS.
Ia menegaskan, pemasangan papan petunjuk dan petugas yang mengarahkan di lapangan, akan ada. Mereka ini yang akan membantu wisatawan untuk mencari lahan parkir, sehingga tidak muter-muter yang menambah beban jalan. “Agar tidak membuat arus lalu lintas semakin padat,” tambahnya. (eri/laz/ong)