Berdalih Tidak Berizin, Banyak Dipasang di BCB


JOGJA – Setelah terpasang lebih dari sebulan, Dinas Ketertiban (Dintib) Kota Jogja akhirnya menertibkan spanduk-spanduk dari pejuang Khalifatullah. Ini mereka lakukan karena spanduk yang berisi dukungan terhadap paugeran Keraton itu tidak berizin.
“Sejak dua hari lalu. Malam Sabtu (3/7) sudah kami lakukan penertiban,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Operasional (Dalops) Dintib Kota Jogja Totok Suryonoto kemarin (6/7).
Ia mengungkapkan, penertiban ini dilakukan karena spanduk sejenis kini merebak di beberapa tempat. Inilah yang kemudian membuat Dintib mengambil langkah penertiban. “Spanduk-spanduk itu juga dipasang di daerah larangan,” tandasnya.
Hal itu, lanjut Totok, melanggar Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Izin Reklame. Sebab, spanduk-spanduk tersebut terpasang di Bangunan Cagar Budaya (BCB). Beberapa juga di kawasan cagar budaya. “Atas perintah dari kepala daerah, kami lakukan penertiban,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, terhadap spanduk yang tak berizin, pihaknya berwenang untuk melakukan penertiban. Ini berlaku untuk semua spanduk. Termasuk, spanduk yang sama jika kembali merebak di beberapa sudut kota. “Kalau tidak berizin, ya kami copot lagi,” terangnya.
Oleh karena itu agar spanduk-spanduk tersebut tak melanggar, Totok mengimbau kepada pemasang untuk mengajukan permohonan pemasangan. Jika spanduk-spanduk itu mengantongi izin, Dintib tak mungkin untuk melakukan penertiban.
Totok juga menolak saat ditanyakan penertiban itu permintaan khusus. Yang jelas, dirinya hanya mendapatkan perintah untuk menertibkan spanduk liar itu. “Kami tidak mungkin ada tendensi apa pun. Semuanya murni karena melanggar perda,” tambahnya.
Selama dua hari, puluhan spanduk dari pendukung Sultan laki-laki atau Keraton tetap sesuai paugeran ini hilang. Sang pemasang pun mengeluhkan masalah ini. Apalagi, spanduk-spanduk itu merupakan ekspresi kekecewaan warga.
Tapi karena melanggar perda, Dintib tak mau tahu. Mereka menertibkan spanduk-spanduk itu. Dintib bahkan menargetkan bisa membersihkan spanduk-spanduk itu dalam waktu dekat. Mereka sudah menjadwalkan operasi penertiban secara intensif. (eri/laz/ong)