MUNGKID – Pada Lebaran nanti, infrastruktur di Kabupaten Magelang dipastikan belum bisa beres 100 persen. Ada enam proyek perbaikan jembatan yang tidak selesai dikerjakan, hingga memasuki arus mudik Lebaran. Ke-6 proyek tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Magelang.
Enam jembatan tersebut berada di enam jalur jalan kabupaten yang berfungsi sebagai jalur alternatif penghubung antarkabupaten maupun antarprovinsi. Yakni, jalur Mendut-Japuan (perbaikan jembatan Udal), Bandongan-Widusari (perbaikan jembatan Kemesu), Japunan-Banjarnegoro (perbaikan jembatan Senden), Grabag-Pagonan (perbaikan jembatan Kalangan), Manglong-Kalikodil (perbaikan jembatan), dan Dampit-Rejowinangun (pelebaran jalan).
“Saat perbaikan jembatan tersebut, jalur harus ditutup total. Arus lalu lintas dilewatkan melalui jalur lain. Sedangkan perbaikan yang tidak mengharuskan ditutup, pengendara bisa melintas dengan sistem buka tutup jalan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Energi SumberDaya Mineral (DPU ESDM) Kabupaten MagelangSutarno kemarin (6/7).
Menurut Sutarno, enam proyek perbaikan jembatan di Kabupaten Magelang masih dalam tahap pengerjaan. Rencananya, ke-6 jembatan tersebut selesai akhir tahun ini dan dilewati seperti semula. Saat ini, semua jembatan tengah diperbaiki. Namun, H-7 mendatang proyek harus dihentikan.
“Kami sudah menyurati penyedia jasa untuk menyingkirkan material proyek. Jangan sampai ada yang ada di badan jalan. Sehingga mengganggu dan membahayakan pengendara, khususnya saat arus mudik,” katanya.
Sutarnomenambahkan, selain enam jembatan tersebut, ada empat jembatan lain yang dijadwalkan diperbaiki tahun ini. Ke-4 jembatan tersebut masih dalam tahap lelang.
“Meski masuk rencana perbaikan, ke-4 jembatan masih bisa dipakai dan untuk arus mudik maupun arus balik besok masih lancar,” jelasnya.
Terkait waktu pelaksanaan perbaikan, dipastikan selesai akhir tahun ini. Untuk enam jembatan yang saat ini dalam proses perbaikan, rencananya selesai Oktober mendatang.
“Kami mengimbau pada pengguna jalan berhati- hati selama arus mudik besok. Selalu perhatikan rambu, baik siang maupun malam. Banyak proyek yang sedangberlangsung,” katanya.
Salah satu pengendara, Puji Hartono mengaku terganggu dengan perbaikan jembatan yang tengah dilaksanakan. Ia berharap proyek segera selesai, sehingga arus lalu lintas kembali seperti semula.
“Jalan Mendut-Japuan merupakan salah satu jalur alternatif penghubung antarprovinsi yang sering digunakan untukmenghindari kemacetan di jalan nasional,” katanya.(ady/hes/ong)