MAGELANG – Pusat Pembinaan dan Pengembangan Studi Islam (P3SI) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang menggelar kegiatan Nuzulul Quran yang datang setiap 17 Ramadan.
Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang Eko Muh Widodo mengatakan, kajian tersebut hendaknya dimaknai dengan salah satunya tentang muamalah. Menurutnya, KH Ahmad Dahlan menginisiasi gerakan Muhammadiyah dalam hal muamalah.
“Saat ini, aset Muhammadiyah mencapai lebih dari Rp 15 triliun. Itu pun baru termasuk manifestasi satu ayat dalam Alquran,” kata Eko saat menyampaikan dalam gelaran tersebut soal kebenaran ayat suci Alquran.
Selain paparan dari rektor, dalam acara tersebut juga diadakan diskusi kunci keberuntungan. Ustad Lanang Muhadi yang hadir dalam kesempatan tersebut berkata, salah satu kunci keberuntungan seseorang sebenarnya tertera dalam Alquran.
“Surat Fathir Ayat 29 menyebutkan, Allah menawarkan transaksi bisnis yang tidak pernah merugikan. Justru selalu memberikan keuntungan bagi manusia di dunia maupuan akhirat nanti. Yaitu, dengan membaca Alquran,” tuturnya.
Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momen yang tepat memperbanyak bacaan Alquran. Sebab, Allah melipatgandakan pahala pada bulan suci ini.
“Untuk itu, isilah waktu menunggu berbuka puasa dengan membaca Alquran dari pada hanya jalan-jalan atau isitilahnya ngabuburit saja,” sindir Ustad Lanang.
Ia menyebutkan dalam tausiyahnya, indikasi orang-orang yang akan menjadi saudara Rasulullah Muhammad SAW adalah orang yang tidak pernah bertemu dengan Nabi Muhammad pada zaman sebelumnya. Namun, orang tersebut menyakini tentang kebenaran yang disampaikannya.
Karena itu, salah satu cinta terhadap Rasul bisa diwujudkan dengan cara melaksanakan apa yang dikerjakan beliau dan menjauhi yang tidak dikerjakan Nabi Muhammad SAW,” katanya.(dem/hes/ong)