HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
SAMBUT LEBARAN: Suasana Pasar Rakyat yang digelar Dinas Koperasi dan UMKM dibantu BPMPDPKB Kulonprogo di depan Rumdin Bupati Kulonprogo.
KULONPROGO – Pemkab Kulonprogo melalui Dinas Koperasi dan UMKM meggelar pasar rakyat di taman depan rumah dinas bupati, belum lama ini. Berbagai komoditas sembako dengan harga yang terjangkau disediakan panitia, selain itu para perajin dan pengusaha asli Kulonprogo juga diberi kesepatan untuk mengenalkan produk lokalnya.
Ketua Panitia dari Dinas Koperasi dan UMKM Harminto mengatakan, sedikitnya ada 300 paket sembako untuk warga miskin. Sebanyak 93 paket yang disalurkan untuk di Kecamatan Sentolo dan 166 paket disalurkan di Kecamatan Lendah. Pendistribusiannya dibantu Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa, Perempuan dan keluarga Berencana (BPMPDPKB). “Sisanya 41 paket didistribusikan kepada masyarakat miskin di sekitar kantor dinas,” terangnya disela kegiatan.
Dijelaskan, setiap paket sembako bernilai Rp 50 ribu dengan diberikan subsidi sebesar Rp 30.000 per paket dan Rp 20 ribu dari PNS pendamping KK miskin. Paket sembako berisi produk lokal. Meliputi beras seberat satu kilogram, gula semut satu setengah kilogram, minyak goreng satu liter, kecap Bu Sastro satu botol dan gula pasir satu kilogram.
“Selain sembako berbagai produk olahan makanan, produk herbal, hingga kerajinan asal Kulonprogo juga disajikan. Termasuk produk ikan laut tangkapan nelayan dari Kulonprogo,” jelasnya.
Peserta Pasar Rakyat Yuliana mengatakan, event ini menjadi kesempatan untuk mengenalkan produk kelompoknya ke warga. Ia mengaku sudah mengikuti kegiatan ini beberapa kali. “Kami berharap kegiatan ini rutin dilakukan, dan tidak hanya jelang lebaran saja,” terang Yuliana yang juga Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Pengasih ini. (tom/ila/ong)