BANTUL – Bagi ibu hamil yang hari perkiraan lahirnya pada tanggal 17-18 Juli atau bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri tak perlu khawatir. Sebab, Dinas Kesehatan (Dinkes) telah mempersiapkan tim di delapan puskesmas dan dua rumah sakit untuk menangani obstetri-neonatus.
Ke-8 puskesmas ini tersebar di berbagai wilayah strategis (lihat grafis). Adapun dua rumah sakit yang dipersiapkan adalah RSUD Panembahan Senopati dan RS PKU Muhammadiyah Bantul.
Kepala Seksi Pelayanan Dasar dan Rujukan Dinkes Endah Wahyuni mengatakan, proses persalinan ibu hamil yang sudah memasuki hari perkiraan lahir tidak bisa ditunda.”Jangan sampai banyaknya perawat yang tidak piket persalinannya terlambat atau tidak sesuai yang seharusnya,” terang Endah akhir pekan lalu.
Menurut Endah, hampir setiap Hari Raya Idul Fitri selalu ada ibu yang melahirkan. Meskipun jumlahnya tak begitu signifikan. Pada lebaran tahun ini diperkirakan juga bakal ada ibu yang melahirkan.”Kami juga menyiagakan 16 puskesmas rawat inap untuk buka 24 jam,” ujarnya.
Selain puskesmas rawat inap, Dinkes juga mempersiapkan petugas piket di seluruh puskesmas non rawat inap. Namun demikian, pusat layanan kesehatan seperti rumah sakit swasta, dan klinik juga ikut dilibatkan selama libur lebaran tahun ini.
Endah menjelaskan Dinkes juga mendirikan lima pos kesehatan (poskes) di jalan raya untuk melayani para pemudik. “Dan 5 poskes di tempat wisata,” ungkapnya.
Menurutnya, poskes baik di pinggir jalan raya maupun di objek pariwisata berlangsung mulai tanggal 10 Juli (H-7) hingga 21 Juli (H+3).
Direktur Utama RSUD Panembahan Senopati I Wayan Sudana menyatakan RSUD tetap memberikan pelayanan prima saat libur lebaran nanti. Sebab, ada tim khusus yang telah dipersiapkan.”Setiap satu shift ada tiga dokter dan beberapa tenaga medis yang dibutuhkan,” jelasnya.
Khusus poliklinik pada tanggal 17 Juli hingga 20 Juli tutup. Meski begitu, Wayan menegaskan, tutupnya poliklinik tak menjadi masalah. Sebab, pasien poliklinik adalah mereka yang menjalani rawat kontrol. Pasien rawat kontrol ini sudah dikonfirmasi perihal penutupan ini sekaligus dibekali obat-obatan yang mereka butuhkan.”Untuk pasien baru kita layani di IGD,” tambahnya.(zam/din/ong)