Ahmad Riyadi/Radar Jogja
SELAMAT DATANG: Kepala Cabang PT Jasa Raharja DIJ Ketut Suardika (dua dari kiri, depan) saat menyambut pemudik gratis di Terminal Giwangan, Sabtu (11/7). Sebanyak 2.100 pemudik gratis tiba di Jogja.

JOGJA – Sabtu malam lalu suasana Terminal Giwangan tampak berbeda. Sebanyak 38 bus rombongan mudik gratis yang digagas PT Jasa Raharja, tiba di terminal terbesar di Jogjakarta itu. Rombongan mudik gratis bersama PT Jasa Raharja ini berisi 2.100 orang.
Pelepasan mudik gratis dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Badrodin Haiti bersama Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Setyarso di Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7). Mudik gratis bersama Jasa Raharja ini menuju 64 kota tujuan di Indonesia seperti kota di Jawa Tengah, DIJ, Jawa Timur, Sumatera, dan lain sebagainya.
“Mudik gratis ini untuk membantu masyarakat yang tidak mendapatkan tiket kereta api,” kata Kepala Cabang PT Jasa Raharja DIJ Ketut Suardika di sela-sela menyambut mudik gratis di Terminal Giwangan.
Tujuan lain adalah Jasa Raharja ingin mengajak masyarakat supaya tidak mudik dengan sepeda motor dan beralih ke angkutan bus atau angkutan umum lainnya. Selain itu, PT Jasa Raharja ingin membantu program pemerintah dalam rangka menekan angka kecelakaan dan ketertiban lalu lintas.
“Mudik dengan bus dan angkutan umum lebih aman ketimbang menggunakan sepeda motor,” ingat Suardika. Selanjutnya, para pemudik itu akan melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman masing-masing. Mereka berasal dari Bantul, Sleman, Kota Jogja, Kulonprogo, Klaten, dan kabupaten/kota lain di Jawa Tengah.
“Dari 38 bus tujuan Jogjakarta, 12 bus di antaranya dengan tujuan akhir Wonosari. Jumlah penumpangnya ada 696 orang,” terang Suardika.
Seorang pemudik asal Bantul, Romli, mengaku senang bisa ikut mudik gratis bersama Jasa Raharja. Baginya, program mudik gratis ini sangat membantu dirinya terutama masyarakat dengan ekonomi pas-pasan.
“Semoga mudik gratis ini dipertahankan pada tahun-tahun mendatang. Kalau bisa, perusahaan lain juga menyediakan mudik gratis supaya masyarakat tidak menggunakan sepeda motor saat pulang ke kampung halamannya,” harapnya. (mar/laz/ong)