SETIAKY/RADAR JOGJA
BERLANJUT: Anggota Paguyuban Trah Ki Ageng Giring-Ki Ageng Pemanahan saat mengukuhkan GBPH Prabukusumo menjadi Sultan HB XI di Petilasan Keraton Ambarketawang, kemarin (11/7).
Terpisah, GBPH Prabukusumo menyatakan tidak tahu menahu dengan kegiatan pengukuhan dirinya sebagai HB XI oleh Paguyuban Trah Ki Ageng Giring-Ki Ageng Pemanahan tersebut.
“Saya demi Allah Rosulullah saya tidak tahu sama sekali! Dan ini bulan puasa Ramadan, tolong disampaikan kepada teman-teman pers,” ucapnya saat dihubungi kemarin.
Dia juga tidak bersedia memberikan tanggapan lebih jauh. Gusti Prabu, demikian sapaan akrabnya, juga menilai pengukuhan tersebut tidak sah. “Harus dirapatkan dengan keluarga sebagaimana saat pengangkatan HB X,” ujarnya.
Putra sulung HB IX dengan garwa dalem KRAy Hastungkoro ini mempersilakan siapa pun memberikan dukungan. Namun cara yang dilakukan bukan seperti itu. “Semua ada mekanismenya. Ada aturannya di keraton,” papar Gusti Prabu. (kus/laz//ong)