ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA
PRESTASI: Kabag Humas Setda Bantul Andy Sulistyo menerima plakat penghargaan dari MURI. Othok-othok dengan ukuran 6 meter kali 3,5 meter ini sebagai yang terbesar di dunia.
SEWON – Ajang Bantul Ekspo (BE) sepertinya akrab dengan catatan Museum Rekor Indonesia (MURI). Ini dibuktikan dengan kembali berhasilnya maskot BE 2015 berupa othok-othok raksasa masuk dalam catatan MURI sebagai yang terbesar. Kabag Humas Setda Andhy Soelistyo mengatakan, othok-othok raksasa masuk rekor MURI dengan nomor 7018/R/R.MURI/VII/2015. Tak hanya dalam catatan MURI, othok-othok dengan ukuran 6 meter kali 3,5 meter ini juga tercatat sebagai yang terbesar di dunia. “Ketua Umum MURI Jaya Suprana juga mengatakan othok-othok terbesar ini dikukuhkan dalam rekor dunia,” terang Andhy di sela-sela pem-bukaan BE 2015 di kompleks Pasar Seni Gabusan (PSG), kemarin (26/7).Capaian ini kian melengkapi prestasi serupa sebelumnya. Pada tahun 2002, misalnya, pembuatan geplak terbesar berhasil masuk dalam catatan MURI. Setahun kemudian giliran pembuatan padasan agung menorehkan catatan serupa. “Pembuatan caping terbesar pada 2005, topeng panji batik kayu terbesar pada 2007, dan gong terbesar pada 2008. Pada tahun-tahun sebe-lumnya juga sama. Termasuk tahun lalu berupa klonthong sapi terbesar,” urainya.Menurutnya, BE 2015 diselenggarakan selama 11 hari, yaitu mulai tanggal 26 Juli hingga 5 Agustus. Dia berharap even tahunan ini dapat menjadi ajang promosi produk-produk lokal Kabu-paten Bantul sekaligus mendongkrak jalannya roda perekonomian masya-rakat. “Semoga nilai transaksi selama pelaksanaan Bantul Ekspo fantastis,” harapnya.Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIJ Didik Purwadi menuturkan, even BE 2015 dapat menjadi salah satu tolok ukur sukses-nya proses pembangunan. Sebab, tak sedikit produk-produk lokal yang akan dipamerkan. “Keberadan produk-produk lokal yang membuat Bantul Ekspo lebih menarik,” tambahnya.Dia berharap even BE 2015 dapat meningkatkan perputaran roda perekonomian di Kabupaten Bantul.(zam/din/ong)