GUNAWAN/RADAR JOGJA
PERTAMA: Pasangan independen Benyamin Sudarmaji dan Mustangid membawa berkas pencalonan ke KPU Kabupaten, kemarin (26/7).
PASANGAN independen Benyamin Sudarmaji dan Mustangid secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul
Mereka menyerahkan berkas pencalonan ke kantor KPU Kabu-paten Gunungkidul, kemarin (26/7).Calon pemimpin Bumi Han-dayani tersebut datang bersama simpatisan menggunakan ken-daraan roda dua. Puluhan sim-patisan mengenakan atribut Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) dan sebagian lagi berkos-tum ala punokawan.Kedatangan mereka langsung disambut oleh pejabat di ling-kungan KPU Kabupaten. Setelah dipastikan tujuan kedatangan melakukan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati, berkas persyaratan diminta dan dipe-riksa. Dalam kesempatan itu, baik Benyamin maupun Mus-tangid sama-sama menenteng dua berkas yang cukup tebal.Kurang dari satu jam, peme-riksaan berkas dinyatakan sele-sai. Namun ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh kedua pasangan. Itu ber-kaitan dengan kelengkapan persyaratan pendaftaran.
“Berkas diterima tapi belum lengkap. Ada beberapa syarat yang harus diperbaiki. Batas akhir perbaikan tanggal 24 Agustus mendatang,” kata Ketua KPU Kabupaten Gunugkidul M Zai-nuri Ikhsan usai menerima ke-datangan kedua pasangan.Zainuri menjelaskan, salah satu syarat yang belum lengkap itu adalah Surat Keputusan (SK) pemberhentian pegawai negeri sipil (PNS) yang melekat pada Mustangid. Seperti diketahui, wakil Benyamin ini merupakan pegawai dari lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah-raga (Disdikpora) Gunungkidul.”Batas akhir penyerahan SK pemberhentian PNS 60 hari se-jak penetapan calon pada tang-gal 24 Agustus,” ujarnya.Ketika dikonfirmasi, Mustangid memasang raut muka serius. Dia mengatakan, ketentuan SK pen-gunduran diri sebagai PNS bisa dipercepat. Karena itu, dia akan selalu berkomunikasi dengan pihak terkait mengenai peruba-han peraturan perundangan tentang pemilu tersebut.Sementara itu, calon bupati independen Benyamin Sudar-maji menyatakan kesiapannya maju dalam Pilkada 2015. Ke-siapan maju melalui jalur pero-rangan, dilakukan lantaran tidak ada satupun parpol yang berse-dia mengusungnya.”Jadi, kita terus bergerak cepat dengan target menang. Sebab kalau hanya mengandalkan dukungan suara dalam bentuk KTP seperti diawal proses, tidak akan menang,” kata Ketua IGK ini. (gun/ila/ong)