SLEMAN – Gelaran pra musim Piala Kemerdekaan hanya ting-gal sepekan. Persiapan yang cukup mepet membuat pelatih masing-masing tim tidak bisa banyak melakukan variasi latihan.Pelatih PSS Sleman Didik Listyantara mengatakan, pihaknya tidak banyak memberikan ma-teri latihan kepada pemain mengingat waktu yang sangat singkat. Maka dari itu, Didik lebih banyak memberikan ma-teri taktik dalam bentuk uji coba dan permainan.”Kami memiliki sejumlah pe-main yang sudah memiliki pen-galaman. Tinggal dimantapkan saja kekompakan dan taktik permainan,” kata Didik usai laga uji coba PSS Sleman dengan Godean Selection di Maguwo-harjo International Stadium (MIS) Minggu (26/7).Skill dan kemampuan yang di-miliki, dinilai mantan arsitek Per-siba Bantul tersebut tinggal dipo-les sedikit untuk membangun kerja sama yang dibutuhkan da-lam sebuah tim sepak bola.Dari materi yang ada, saat ini Didik mengaku sedang men-coba untuk menyusun strategi terutama dari formasi yang akan diterapkan.Hal tersebut, menurutnya, harus melalui proses penga-matan pemain selama latihan serta proses komunikasi dengan para pemain. Persoalan lain yang juga menjadi perhatiannya adalah, rival yang harus dihada-pi.˜ “Dengan materi yang ada saya ingin memantapkan pola 4-4-2,” jelasnya.Pada turnamen Piala Kemer-dekaan ini, PSS Sleman tergabung di group D yang dihuni klub-klub sepakbola asal Jawa Timur, Didik menilai hal itu juga menjadi perhatian tersendiri karena tim-tim asal kawasan tersebut me-miliki gaya permainan yang keras. “Ini akan kami pikirkan. Apalagi sistem turnamen home base turnamen, jadi sebisa mung-kin kita bisa maksimalkan per-mainan,” jelasnya.Tergabung di Group D ber-sama Persepam Madura, Ma-diun Putra, Persepa Pasuran, Persatu Tuban, dan Persebo Bondowoso, babak penyisihan yang dilakoni PSS Sleman akan berlangsung di Jawa Timur.Bermain jauh dari MIS, Didik memasatikan anak asuhnya akan tampil habis-habisan pada laga penyisihan meski harus bemain di luar kandang. Manajemen tim sejak awal pembentukan skuad dan memastikan keikut-sertaan di turnamen tersebut tidak hanya ingin tampil sebagai penggembira.˜”Kami akan tam-pil maksimal di Piala Kemerde-kaan,” jelasnya.Sementara itu pada partau uji coba melawan Godean Selection anak asuh Didik mampu menang telak 5-1. Kendati begitu koordi-nasi permainan belum bisa ber-jalan sesuai yang diharapkan. Faktor keletihan dan baru dua kali berkumpul menjadikan per-mainan belum bisa kompak.”Lama tidak berlatih kelihatan sekali fisik mereka habis,” tandasnya. (bhn/din/ong)