MUHAMMAD AWAL PURBANI

SELAIN sibuk bermusik, Muhammad Awal Purbani juga menekuni kegiatan lainnya. Bassist Seventeen yang akrab disapa Bani ini memilih bisnis kelapa sawit dan perdagangan saham. Kedua bisnis ini dilakoninya secara bersamaan, selain kesibukannya dalam bermusik. Untuk bisnis sawit, ia melakukan in-vestasi di Kalimantan. Bisnis ini telah dilakoninya sekitar setengah tahun ter-akhir. Tentunya berbagai pengalaman menemani bisnis yang baru dirintisnya ini. Bagaimana menjaga agar tanaman dapat berproduksi secara maksimal.”Baru memulai dan merintis kalau sa-wit, masih kecil-kecilan. Belum terlalu besar,” ungkapnya, saat ditemui di Kan-tor Dinas Pariwisata DIJ, Sabtu (25/7).Sedangkan untuk bisnis trading, Bani telah menyelami selama dua tahun. Ba-ginya, bisnis perdagangan saham sang-atlah menjanjikan. Namun untuk terjun ke bisnis ini perlu mendalami secara total teknik dan berbagai prosesnya.Selain mengalami keuntungan, tak jarang menemui kerugian. Baginya ini adalah proses dalam bisnis trading saham. Sudah menjadi risiko bagi pelaku trading men-galami rugi. Tentunya perlu kecermatan dalam mengawal angka-angka saham.”Naik turun dalam dunia bisnis itu wa-jar. Apalagi trading saham yang angkanya dipengaruhi oleh berbagai aspek. Pernah loss atau rugi, tapi terus berbenah,” ungkap pria kelahiran Sleman, 9 Maret 1982, ini.Untuk memantau nilai saham dirinya mengandalkan sebuah aplikasi. Selain itu juga atas bantuan temannya yang ahli di bidang trading saham. Meski be-gitu, ia berpesan jika ingin melakoni trading wajib belajar dari nol.”Sebenarnya bisa di-handle ke teman juga, tapi lebih mantab kalau kita mantau sendiri. Intinya mau belajar dan peka atas kondisi pasar,” pesannya. (dwi/laz/ong)