JOGJA – Meski Keraton meng-alami konflik internal menyusul perubahan gelar Sri Sultan Ha-mengku Buwono X, tak terlalu berpengaruh bagi keluarga besar HB II untuk tetap menyambung tali silaturahmi. Bahkan dalam halal bihalal yang digelar di Balai Kota Timoho kemarin (26/7), putri HB X, GKR Hayu, turut hadir.Syawalan dengan melibatkan seluruh anggota keluarga besar atau trah itu menjadi moment-um untuk menjaga tali silatu-rahmi. Apalagi, anggota trah sudah tersebar ke penjuru ne-geri. Namun tiap kali digelar syawalan, anggota trah HB II dapat dipertemukan.”Tadi ada yang langsung datang dari Jakarta, Temanggung, Sra-gen, Semarang dan Purworejo. Keturunan HB II sudah tidak terhingga, namun silaturahmi jangan sampai pudar,” papar Ketua Panitia Syawalan Trah HB II Supomo Hastonegoro di sela halal bihalal ini.Dalam kesempatan ini, GKR Hayu yang hadir sekaligus mengukuhkan Pengurus Paguyuban Trah HB II periode 2015-2020. Selama sya-walan, banyak keluarga mengena-kan batik motif Brongtomangu yang menjadi khas HB II.Supomo menambahkan, sya-walan tak hanya untuk menjaga tali silaturahmi trah HB II. Me-reka merencanakan pertemuan rutin antarkeluarga dalam skala kecil. Terutama yang di bawah pengurus Paguyuban Trah HB II tiap Kamis Legi. (eri/laz/ong)