Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja
JOGJA – Seiring berakhirnya masa jabatan beberapa bupati dan wabup di DIJ, Gubernur HB X mulai melantik pelaksana tugas atau penjabat bupati. Sigit Sapto Raharjo menjadi yang pertama dilantik sebagai Plt Bupati Bantul. Sigit menggantikan Bupati Sri Surya Widati yang telah habis masa tugasnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) DIJ itu dilantik sebagai Plt Bupati Bantul di Bangsal Kepatihan, Jogja, kemarin (27/7). “Tugas utama penjabat bupati adalah menyelenggarakan pemerintahan di Bantul, memfasilitasi pemilihan bupati dan wakil bupati, serta menjaga netralitas PNS,” pesan Gubernur HB X.
Sesuai aturan, Plt Bupati paling lama bertugas satu tahun terhitung sejak dilantik. HB X menjelaskan latar belakang Sigit yang pernah menjabat Asisten Administrasi Umum Setprov DIJ diyakini mampu menyelenggarakan pemerintahan di Bantul.
Selain itu, Sigit yang asli Bantul ini diharapkan juga lebih mengenal karakter warga Bantul. “Lebih mengenal peta Bantul, sehingga kebijakan yang diambil berbasis kepentingan masyarakat Bantul,” pesannya.
Ketika disinggung tentang kemungkinan penundaan Pilkada Bantul karena hanya ada satu pasangan calon, gubernur meyakini tidak akan terjadi. “Ya kita lihat saja nanti. Kalau memang begitu (hanya satu pasangan calon) kan bisa diperpanjang (pendaftaran) hingga Agustus,” jelasnya.
Harapan sama juga diungkapkan Sigit. Ia berharap jabatan barunya sebagai Plt Bupati Bantul hanya selama setahun. Dirinya juga meyakini nantinya akan ada pasangan calon bupati dan wabup lain yang mendaftar.
Terkait harapan untuk menyukseskan pilkada dan menjaga netralitas PNS, Sigit mengatakan hal itu menjadi salah satu fokusnya. Pihaknya akan melakukan konsolidasi ke dalam, dari tiap SKPD hingga kecamatan. “Pada prisnispnya PNS tidak boleh mendukung salah satu calon. Tapi selaku masyarakat, mereka punya hak pilih,” ungkapnya.
Ditanya kemungkinan adanya tekanan dari partai politik maupun pasangan calon, Sigit mengaku siap menghadapi tekanan itu. Sebagai Plt Bupati yang dilantik gubernur, ia juga akan berkoordinasi dengan gubernur. “PNS juga harus netral,” katanya. (pra/zam/din/laz/ong)