ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA
PAMITAN:Sri Surya Widati menaiki andong yang sudah disiapkan tim pemenangannya usai serah terima jabatan bupati Bantul di Pendopo Parasamya kemarin (27/7). Ida memimpin Kabupaten Bantul sejak 2010.
 
BANTUL – Jabatan Sri Surya Widati dan Sumarno sebagai bupati-wakil bupati Bantul resmi berakhir, kemarin (27/7). Di akhir masa jabatannya, perempuan yang memimpin Kabupaten Bantul sejak 2010 ini berharap sejumlah capaian dan kebijakan strategis yang telah bergulir dapat menjadi acuan dan dipertahankan kembali.Harapan ini disampaikan, Ida, sapaan akrabnya kala membacakan memori serah terima jabatan bupati Bantul di pendopo Parasamya.Ida menuturkan, ada beberapa capaian yang diraihnya selama lima tahun terakhir. Antara lain, predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemerika Keuangan (BPK), meningkatnya prestasi siswa-siswi, menurunnya tingkat kemiskin-an, terpilihnya Kelurahan Panggungharjo sebagai desa terbaik tingkat nasional, dan tercapainya target pendapatan asli daerah. “Terlindunginya para pedagang kecil dan terjaganya harga produksi pertanian,” urainya.Ida menilai, segudang prestasi tak diraih dengan mudah. Capaian ini lantaran kerjasama seluruh pihak terkait. Pada masa kepemimpinannya pula sejumlah prestasi nasional yang belum terwujud pada periode sebelumnya dapat diraih.Senada disampaikan Sumarno. Menurut-nya, ada capaian beberapa bidang yang masih perlu dipertahankan. “Seperti ke-lanjutan bidang pertanian, peternakan, dan perikanan,” ucapnya. (zam/din/ong)