SLEMAN- Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tinggal menunggu hari. Pilkades bakal diikuti 112 calon di 460 padukuhan, 35 desa, dan 17 kecamatan. Mereka akan dipilih langsung oleh 322.006 warga yang terdaftar sebagai pemilih tetap.Sebanyak 32 calon incumbent bakal bertarung untuk kembali menjadi kepala desa di wilayah masing-masing. Kepala Bagian Pemdes Setda Sleman Mardiyana mengatakan, peserta pilkades paling sedikit diikuti dua orang dan ter-banyak lima peserta. “Hanya sekali putaran. Tak ada pilkades ulang,” jelasnya kemarin (27/7).Calon kades terpilih ditentukan berdasarkan perolehan suara ter-banyak. Jika terjadi perolehan suara sama banyak antara dua calon atau lebih, maka penentuan pemenang ditentukan dengan melihat jangkau-an keluasan perolehan suara ber-dasarkan jumlah tempat pemu-ngutan suara (TPS).
Mardiyana mencontohkan, jika dua calon memiliki suara sama, salah satu tersebar di enam TPS, sedang-kan calon lain di 10 TPS, maka peraih suara di 10 TPS yang menang. Namun, jika perolehan suara dan sebaran TPS-nya pun sama, pemenang di-tentukan berdasarkan jumlah suara di satu TPS dengan pemilih terbanyak yang diraih masing-masing calon.Ketentuan tersebut mengacu pasal 46, Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015. “Saat ini masuk tahap pencetakan surat suara,” jelas Mardiyana.Logistik pilkades, berupa alat tulis kantor, surat suara, dan bilik suara didistribusikan ke 699 TPS pada 4 Agustus. “Kotak suara pinjam KPU. Lainnya pengadaan lelang,” lanjutnya.
Bentuk surat suara berupa kertas bernomor urut, nama, dan foto calon. Tak lagi menggunakan lambang-lambang tertentu seperti pilkades sebelumnya. Jika ada polemik, lanjut Mardiyana, sebisa mungkin harus diselesaikan oleh panitia tingkat desa. Jika tak bisa, maka diserahkan ke bupati. Dalam tempo 30 hari setelah laporan masuk, bupati wajib menyelesaikan polemik tersebut.Ketua Paguyuban Kepala Desa Sleman “Suryondadari” Sismantoro mengatakan tidak ada masalah dengan mekanisme pilkades. “Semua berjalan normal,” ucap calon incum-bent di Desa Candibinangun, Pakem itu. (yog/din/ong)