DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
LENGANG: Suasana di Pantai Ngrenehan, di sana para nelayan juga siap menyewakan perahunya untuk mengantarkan berkeliling di lautan.
DI balik bukit kapurnya, Gunungkidul menyimpan pesona dengan sederet gugusan pantai. Pantai Baron, Sundak, Indrayanti, Sadranan, Nglambor dan Wediombo merupakan pantai yang dimiliki daerah paling timur Jogjakarta yang sudah dikenal wisatawan nusantara maupun asing. Satu lagi pantai yang sayang jika tidak meninggalkan kenangan di situ, yakni Pantai Ngrenehan.
Pantai yang terletak di Desa Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul ini terletak kurang lebih 30 kilometer di sebelah selatan Kota Wonosari. Pantai Ngrenehan memang tidak berada dalam satu kawasan Pantai Baron dan pantai lain yang berada di bagian timurnya. Namun pantai ini berada disebaliknya, yakni di sisi barat. Berada satu kawasan dengan Pantai Ngobaran dan Pantai Nguyahan.
Tak sulit mencari lokasi pantai yang berupa teluk dan berpasir putih ini. Apalagi ada kehebatan pemandu jalan digital atau yang dikenal dengan GPS (global positioning system). Tinggal ketik dan cari, lokasi pantai ini bisa langsung diketahui dan disusuri.
Menuju pantai ini bisa menggunakan beberapa alternatif jalan. Bisa melewati Gunungkidul melalui jalan ke kawasan pantai, atau melalui Jalan Imogiri, Bantul. Aspalnya juga sudah bagus meski semakin mendekati pantai semakin sempit. Untuk itu, perlu berhati-hati apalagi yang menaiki kendaraan roda empat.
Jangan bayangkan bibir pantai yang panjang seperti Pantai Parangtritis di Bantul. Karena berbentuk teluk, pantai ini punya pesona sendiri dengan diapit dua bukit kapur di sebelah kanan dan kirinya. Ditambah lagi pasir putih yang membuat pantai ini terlihat eksotis. Deburan ombaknya terdengar begitu menenangkan hati. Ditambah gradasi warna biru laut dan birunya langit.
Di musim kemarau, dua bukit yang mengapit pantai ini cukup ampuh memecah ombak. Buat yang doyan berenang atau bergaya ala snorkeling, bisa juga melampiaskannya di pantai ini. Jika ingin menguji adrenalin dengan melaut, ada nelayan yang siap menyewakan untuk mengantarkan berkeliling laut.
Menghabiskan sore di Pantai Ngrenehan sepertinya tidak akan menyesal. Apalagi jika belum mencicipi tangkapan laut yang segar. Karena, pantai ini juga dikenal dengan hasil tangkapan lautnya. Cumi-cumi, udang, kepiting, dan beberapa jenis ikan laut seperti ikan kakap merah. Seperti pantai lainnya, beberapa pondok makan menyiapkan dapurnya untuk memasak dan menyajikan sajian laut. Membeli mentah untuk diolah sendiri di rumah juga tidak masalah. Harganya juga lebih murah dari rumah makan seafood di tengah kota.
Salah satu wisatawan Bagus Asih, 40, mengaku senang bisa main ke Pantai Ngrenehan. Pilihannya kali ini tidak salah untuk membawa keluarganya main ke pantai di libur lebaran kemarin. “Ingin main ke pantai, tapi yang tak terlalu ramai biar anak-anak bisa main sepuasnya,” ujarnya yang menggunakan GPS untuk sampai ke lokasi.
Mendapat informasi dari sang adik, dia senang bisa mengenal satu pantai lagi yang tergolong baru untuk wisatawan. Terlebih pantai ini belum pernah dikunjunginya setiap mudik ke Jogjakarta. Menurutnya, pantai ini memang punya ciri berbeda dari pantai Parangtritis, Pantai Baron dan Pantai Sadranan yang sudah pernah dikunjungi sebelumnya.
“Asyik ada hasil lautnya, karena di sini ada nelayan. Kalau dilihat dari perahunya pasti banyak nelayan di sini,” ujarnya. (dya/ila/ong)