DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
ADU KUAT: Salah satu kelas yang dipertandingkan dalam seleksi O2SN karate tingkat Kabupaten Bantul yang digelar di Dojo Bumiputera, Bintaran (9/4 lalu).
JOGJA—Seorang atlet harus menjalani keseharian sebagai seorang atlet. Selain menjaga pola makan dan konsisten latiha, juga harus disiplin. Namun, saat berhadapan dengan lawan, jangan sampai memiliki rasa percaya diri yang berlebih, karena itu bisa jadi bumerang.
Itulah hasil evaluasi yang perlu digaris bawahi Pelatih Tim Karate Popnas, O2SN, dan Pelatda Karate Bantul Irwansyah Ginting terhadap para atlet asuhannya. “Saat latihan bagus, dan melihat lawannya yang levelnya di bawah dia jadi over percaya diri. Itu tidak bagus,”ujarnya, kemarin (28/7).
Dari hasil try out yang dilakukan Minggu (26/7) kemarin, secara keseluruhan atlet-atlet muda yang akan mengikuti O2SN, juga yang akan mengikuti Porda dan Popnas di cabor karate ini secara fisik sudah siap. Namun masih harus diperbaiki faktor psikisnya.
Selain ada atlet yang over percaya diri, juga ada atlet yang rupanya belum siap secara mental. Padahal, faktor psikis sangat penting bagi seorang atlet. Ada atlet yang dilihat secara fisik dan teknis sudah siap, namun ternyata belum siap secara mental. “Kemarin salah satu atlet kata putra yang akan kita kirim ke Popnas justru didiskualifikasi saat bertanding. Padahal saat latihan tidak pernah mengalami kesalahan,”ujarnya.
Ginting mengatakan, atlet-atlet muda yang di bawah asuhannya selama ini sudah menjalani pola latihan dengan baik. Mereka bahkan tetap mengikuti latihan meski di bulan Ramadan kemarin. Namun, rupanya, pengalaman bertanding yang dimiliki beberapa atlet masih sangat kurang. Sehingga, kondisi saat bertanding, benar-benar di luar dugaan. “Ini bukan hanya PR bagi atlet, tapi pelatih juga. Agar atlet benar-benar bisa mempersiapkan diri karena hari bertanding sudah dekat dan jaraknya berdekatan,”ujarnya.
Selain mempersiapkan teknis dan psikis, sebagai pelatih dia berharap para atletnya tetap memiliki fisik bugar dan terhindar dari cedera. “Tim O2SN minggu depan sudah bertanding, setelah itu Popnas dan berlanjut Popda. Selain psikis, fisik atlet juga harus kami jaga agar mereka bisa tampil maksimal,”harap Ginting.(dya/din/ong)