FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
HARUS ANTRE: Ketiga calon wali kota dan wali wali kota tengah menunggu untuk menjalani tes kesehatan mental di Gedung Kapasitas Mental RSJ dr Soerojo Magelang. Mereka wajib lolos tes kejiwaan, karena syarat mutlak ditetapkan menjadi calon peserta Pilwakot Serentak 2015.
MAGELANG – Pascapendaftaran, tiga pasangan calon wali kota dan Wakil Wali Kota (Wawali) Magelang harus menjalani tes kesehatan mental di Gedung Kapasitas Mental RSJ dr Soerojo Magelang. Mereka diwajibkan lolos tes kejiwaan karena menjadi syarat mutlak untuk ditetapkan menjadi calon peserta Pilwakot Serentak pada 9 Desember 2015. Ketiga pasangan diperiksa tim medis yang diketuai Direktur Medik dan Keperawatan RSJ dr Soerojo Magelang dr Eniarti SpKJ. Para komisioner yang dipimpin Ketua Komisioner KPU Kota Magelang Basmar P Amron memberikan pengarahan dan mengawasi jalannya tes kegiatan.
Menurut Eniarti, pihaknya membentuk tim yang terdiri dari psikolog, psikiater, dokter spesialis saraf, dokter patologi klinis, rekam medis, dan dokter umum. Mereka siap mengetes kesehatan mental para calon wali kota dan pasangannya.”Pelaksanaan selama dua hari sampai besok (hari ini). Karena memang waktu tes cukup lama. Tes ini bernama penilaian ka-pasitas mental, sehingga yang dites adalah mental mereka,” jelas Eniarti kemarin (29/7).
Dijelaskan, tes kapasitas mental ini tidak sekedar mengetahui gangguan kejiwaan atau tidak. Tapi lebih pada tindakan preventif yang mengacu pada kapasitas mental orang yang bersangkutan.Setidaknya, ada tiga tahap yang dilalui para calon di tes kapasitas mental ini. Yakni, pemeriksaan sehat jiwa yang meliputi pemeriksaan psikologi, pemeriksaan psikiatrik, dan pemeriksaan neurolog. Kemudian, Assessment Kompetensi Individu yang meliputi psikotes lengkap, interception and review task, assessment kompetensi kerja, dan behavioral interview.”Tahap ketiga, laporan hasil pemeriksaan. Laporan ini akan disampaikan ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Magelang bersamaan dengan hasil pemeriksaan bebas NAPZA yang meliputi enam parameter. Yaitu, amphetamin, benzodiazepam, mariyuanan, coccain, morfin, dan alkohol,” paparnya.
Ketua KPU Kota Magelang Basmar P. Amron mengemukakan, KPU menyerahkan sepenuhnya pada tim medis dari RSJ. Hasil laporan yang dikirim tim medis RSJ ke IDI akan dibuat rangkumannya. Setelah selesai, akan dikirimkan ke KPU.”Kami tinggal menerima kesimpulannya saja atau rekomendasi dari IDI apakah calon yang bersangkutan memenuhi syarat atau tidak. Ini syarat wajib untuk kami mene-tapkan pasangan calon itu menjadi peserta pilkada. Setelah ini, mereka akan men jalani tes fisik di RSU Tidar, hari Jumat (31/7),” tegasnya. Pasangan Sigit Widyonindito-Windarti Agustina dan Moch Haryanto-Agus Susatyo datang hampir bersamaan. Sementara calon Joko Prasetyo-Priyo Waspodo datang belakangan. (dem/hes/ong)