Setiaky/Radar Jogja
SLEMAN – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jogjakarta menemukan sebuah prasasti di Kompleks Candi Kedulan di Dusun Kedulan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, kemarin (29/7). Temuan itu berada di salah satu Candi Perwara (pendamping) yang berada di kedalaman tiga meter di bawah permukaan tanah.
Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB Jogjakarta Wahyu Astuti mengatakan, penemuan prasasti itu sangat penting untuk mengungkap lebih jauh mengenai candi Hindu tersebut. “Kita belum tahu pasti angka tahunnya. Namun kalau disamakan dengan temuan sebelumnya, termasuk abad ke-9,” katanya.
Selain itu untuk mengetahui isi dari prasasti tersebut, BPCB akan bekerja sama dengan Jurusan Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya UGM. “Isinya apa belum dapat membaca, namun ada sekitar 20 baris tulisan,” ungkapnya.
Sebelumnya di tahun 2010, terang Wahyu, sudah pernah ditemukan prasasti di Kedulan yang menerangkan adanya bendungan di tempat tersebut. “Jika dengan sekarang ini, di Kedulan sudah ada tiga prasasti. Padahal tidak semua candi-candi besar ada prasastinya. Lha ini di Kedulan sudah ada tiga, kita belum selesai meneliti ada tulisan apalagi,” tambahnya.
Dari bentuknya, prasasti mempunyai panjang 150 cm, tebal 16 dan lebar 50-an cm. Prasasti ini ditemukan saat proses penggalian di Komplek Candi Perwara satu. “Dari penemuan Arca Nandi, jaraknya tidak lebih dari tiga meteran. Masih dalam satu kotak D10. Kita berharap, dengan prasasti ini nanti dapat mengungkap lebih lanjut lagi tentang Kedulan,” tandasnya. (cr3/laz/ong)