FRITQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
BERPRESTASI: Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito bersama Bupati Banjarnegara Sutejo Slamet Utomo, dan Wali Kota Salatiga Yulianto mendapat lencana emas dan disematkan Plt Sekda Jawa Tengah Djoko Sutrisno.
MAGELANG – Puncak pe-ringatan Hari Koperasi ke-68 tahun 2015 tingkat Jawa Tengah di Lapangan Rindam IV/ Diponegoro Kota Magelang jadi ajang bagi-bagi penghargaan. Setidaknya, ada 15 kepala daerah yang mendapatkan lencana penghargaan baik emas, perak, maupun perunggu, atas keber-pihakannya terhadap pem-berdayaan koperasi dan UMKM. Penghargaan lencana emas yang merupakan penghargaan utama diterima Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, Bupati Banjar-negara Sutejo Slamet Utomo, dan Wali Kota Salatiga Yulianto. Penghargaan disematkan Plt Sekda Provinsi Jawa Tengah Djoko Sutrisno, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.”Penghargaan ini wujud apresiasi pada komitmen pemerintah daerah mengem-bangkan koperasi dan UMKM di daerahnya. Hal ini sekaligus motivasi untuk mendorong pe-ngembangannya ke depan,” tegas Djoko Sutrisno kemarin (30/7).
Adapun lencana perak yang merupakan penghargaan tingkat madya diberikan pada Kabupaten Purbalingga, Pati, Purworejo, dan Demak. Sementara lencana pe-runggu untuk penghargaan tingkat pratama diraih Sragen, Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Pemalang, Boyolali, Cilacap, Klaten, dan Rembang.”Koperasi terbukti mampu mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan bagian dari pembangunan bangsa. Koperasi tidak hanya diper-tahankan eksistensinya. Tetapi juga diberdayakan dan dilibatkan aktif dalam pembangunan daerah ke depan,” ungkapnya.Hingga kini, ada 27.784 unit koperasi di Jawa Tengah dengan 7 juta anggota. Adapun kope-rasi yang tidak aktif ada 5.229 unit dengan berbagai faktor penyebab.”Koperasi sebanyak itu mampu memiliki volume hingga Rp 42 triliun lebih dengan aset lebih dari Rp 41 triliun. Setiap tahun, baik volume maupun aset selalu meningkat. Tahun ini, kami harapkan juga mengalami pe-ningkatan,” tegasnya.Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah Gayatri Indah Cahyani mengatakan, Pemprov Jateng memberikan suntikan modal Rp 18 miliar di tahun 2015 untuk koperasi. (dem/hes/ong)