MAGELANG – Tidak semua partai politik (parpol) di Kota Magelang menjadi partai pengusung saat dua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Magelang mendaftarkan ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang. Sementara, satu calon lainnya tidak diusung parpol, karena masuk melalui jalur perorangan. Yakni, incumbent Wakil Walikota Joko Prasetyo dan Priyo Waspodo.Divisi Sosialisasi KPU Kota Magelang Singgih Harjanto mengatakan, berdasar instrumen pendaftar para pasangan calon dari parpol, hanya ada empat partai pengusung. Antara lain, PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra yang mengusung Sigit Widyo nindito-Windarti. Kemudian, Partai Demokrat (PD) dan PKB yang mengusung pasangan calon Kolonel Inf Moch Haryanto-Agus Susatyo.”Kedua pasangan calon sesuai dokumen pendaftaran hanya diusung masing-masing dua partai. Tapi ke-duanya sudah memenuhi kuota minimal kedudukan kursi di DPRD. PDIP dan Partai Gerindra 9 kursi. Sedangkan Partai Demokrat (PD) dan PKB ada 5 kursi,” kata Singgih kemarin (30/7).
Syarat pendaftaran akan mulai diverifikasi dan diumumkan hasilnya pada awal Agustus nanti. Singgih mem-prediksi, hasilnya sangat positif dari semua pendaftar. Termasuk dari jalur independen bisa ikut memeriahkan pilkada di Kota Magelang.”Kekurangan fotokopi KTP dari calon jalur perorangan sudah ada komitmen untuk diselesaikan sebelum batas akhir waktunya. Saya kira, semuanya tidak ada persoalan,” tegasnya.Terkait sejumlah parpol yang tidak mengusung langsung para calonnya juga dibenarkan Ketua DPD PAN Kota Magelang Yudhi Ismono. Me-nurut Yudhi, partainya tidak sempat mengurus rekomendasi, lantaran tenggat waktu yang begitu singkat.”Kami baru diberitahu pihak Pak Sigit (calon dari PDIP) sehari sebelum pendaftaran ke KPU berakhir. Otomatis, kami belum menyelesaikan adminis-trasinya karena butuh waktu. Sehingga posisi kami ke Pak Sigit saat ini hanya sebagai partai pendukung saja,” ungkap Yudhi.
Selain PAN, partai lain yang di-mungkinkan merapat ke pasangan calon Sigit-Windarti adalah PKS, Hanura, dan Nasdem. Meski tidak secara resmi, sejumlah kader dan simpatisan partai tersebut ikut mendampingi pasangan calon petahan saat mendaftar ke KPU, Selasa lalu (28/7).”Memang, partai pengusung Pak Sigit dan Bu Win hanya ada PDIP dengan 7 kursi dan Partai Gerindra 2 kursi. Partai yang mendukung adalah PKS, PAN, dan Hanura. Sedangkan Nasdem sampai saat ini belum merapat. Tapi kami sifatnya terbuka untuk partai manapun,” kata Ketua DPC PDIP Kota Magelang Budi Prayitno.Menurut pria yang akrab dengan sapaan Udik ini, beberapa partai tersebut terlambat mengirimkan syarat parpol pengusung ke KPU. Meski begitu, ia tak terlalu khawatir, walau hanya diusung dua parpol.”Kami enggak masalah. Justru kami mengapresiasi ada parpol lain yang memberi dukungan baik ke pihak kami maupun yang lainnya. Itu yang namanya sportivitas. Kalau semua mendukung ke salah satu calon kan enggak fair,” paparnya.Pada bakal calon Moch Haryanto-Agus Susatyo, sebelumnya digadang-gadang diusung Partai Golkar (PG). Hingga batas waktu pendaftaran ke KPU, pasangan calon yang ber sangkutan tidak menyertakan rekomendasi dua kubu Partai Golkar pusat sebagai syarat yang digariskan KPU. Alhasil, KPU terpaksa menolak PG menjadi pe-ngusung pasangan calon tersebut.Padahal, partai berlambang pohon beringin itu menjadi parpol pemenang kedua Pileg 2014 di Kota Magelang. Termasuk memiliki lima wakilnya di kursi DPRD. (dem/hes/ong)