ATMA MAHATMA

MC, Dimas Persahabatan DIY
 
SALAH satu langkah untuk mewujudkan karakter yang baik adalah menumbuhkan budi pekerti. Dan hendaknya budi pekerti menjadi landasan kuat kepribadian anak. Kita sekarang banyak melihat hal-hal memprihatinkan yang dilakukan oleh anak. Seperti tawuran, mencontek, dan juga tindak asusila. Tentunya, dengan di tanamkannya budi pekerti yang baik di sekolah sejak dini, besar harapan si anak akan menunjukkan pribadi yang lebih baik ke depannya.
Anak merupakan peniru yang kuat untuk hal baik maupun hal buruk. Tentu saja lingkungan anak menjadi sangat berperan dalam membentuk kepribadian. Sementara lingkungan yang membentuknya dimulai dari keluarga, sekolah dan pertemanan.
Sebagai orang tua, baik di rumah maupun di sekolah, hendaknya menanamkan langsung ajaran budi pekerti. Seperti orang tua tidak segan untuk meminta maaf kepada anak jika memang melakukan salah. Memberi aksi langsung itu nantinya akan ditiru oleh anak.
Di lingkungan sekolah, tentu tata tertib sekolah dan guru yang mengontrol tingkah laku anak. Sistem hukuman atas kesalahan bagi siswa saat belajar, itu sah-sah saja diberikan. Agar anak bisa belajar mengevaluasi kesalahannnya sehingga ke depan tidak diulangi lagi, dan menjadikan lebih baik serta disiplin. (rin/man/ong)