KULONPROGO-Pengurus Daerah (Pengda) Federasi Pan-jat Tebing Indonesia (FPTI) DIJ konsisten dalam upaya pembi-naan dan pembibitan atlet dae-rah. Salah satunya dengan meng-gelar Kejuaraan Daerah (Ke-jurda) Panjat Tebing 2015 yang berlangsung 30 Juli- 2 Agustus di Alun-alun Wates, Kulonprogo. Selain pembibitan, ajang ini juga jadi simulasi Porda DIJ 2015. Sekum Pengda FPTI DIJ Topan Faizal Rizal mengatakan, dari segi kualitas maupun kuantitas atlet di kejurda tahun ini mening-kat dari tahun sebelumnya. Jika tahun lalu total peserta 84 orang, tahun ini ada 92 orang. “Tahun ini kami gabung antara kelompok umur dan umum. Kejurda ini sebagai ajang simulasi tuan rumah Kulonprogo sebagai tuan rumah, dan sekaligus ajang try out bagi masing-masing daerah,” ujarnya, Minggu (2/8).
Menurut Topan, kejurda tahun ini mempertandingkan 3 kate-gori, yakni lead, boulder dan speed bagi jenjang atlet umum serta kelompok umur. Perolehan medali, juara umum ditempati Bantul yang berhasil memper-tahankan gelar juara tahun lalu.Kejurda ini juga sekalogus se-bagai seleksi Pra PON di kelom-pok umum. Sedangkan di kelom-pok umur sebagai seleksi Kejur-nas Kelompok Umur yang akan berlangsung pada 20-28 Agustus 2015 di Stadion Mandala Krida.”Kejurnas tahun ini kami jadi tuan rumahnya, untuk itu di kelompok umur kejurda kali ini juga sekaligus jadi seleksi. Me-reka yang terbaik bisa menjadi wakil DIJ di kejurnas besok,” ujarnya.FPTI Bantul merajai di bebe-rapa kategori, sehingga bisa mengoleksi medali lebih ba-nyak dan berhasil mempertahan-kan gelar juara umum. Misal nya di kategori lead umum putri, boulder kelompok umur putri dan lead kelompok umur putri, FPTI Bantul meraih emas dari atlet andalannya Dyah Puspita-ningtyas.”Hasil kejurda kali ini cukup menggembirakan, pembibitan serta pembinaan atlet dapat terus berjalan dengan berlangsungnya kejuaraan seperti ini. Sehingga mental mereka terlatih untuk bisa menghadapi lawan-lawan dari luar daerah lainnya,”ujar To-pan. (dya/din/ong)