YOGA BAGASKARA

SMP Piri 1 Jogja
PROGRAM menumbuhkan budi pekerti yang dirancang Kemendikbud bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2015/2016 itu sangat bagus. Terlebih ditanamkan untuk anak usia dini seperti yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Karena usia mereka masih sangat mudah untuk diarahkan.Lain halnya ketika mereka sudah duduk di bangku SMA. Emosi, gengsi yang tinggi akan cenderung menghambat mereka melakukan perubahan. Walau-pun sebenarnya perubahan itu belum terlambat, namun gengsi mereka akan membunuh niat untuk berubah. Apalagi ditambah faktor lingkungan akan lembih mempersulit.
Alur pembudayaan yang dicanang Kemendikbud sudah sangat runtut, mulai diajarkan, dibiasakan, dilatih untuk konsisten, menjadi kebiasaan, menjadi karakter dan nantinya diharapkan menjadi budaya. Seperti contoh kegiatan mem-baca buku non pelajaran sebelum proses belajar mengajar dimulai. Ini akan memberikan wawasan kepada anak-anak tentang pengetahuan umum. Jika semua bisa dilakukan dengan maksimal, maka hasil-nya akan luar biasa.Namun pada akhirnya semua kembali ke siswa, pendidik dan kebijakan di sekolah. Apa jadinya ketika Kemendikbud sudah men-canangkan gerakan penumbuhan budi pekerti melalui beberapa kegiatan itu namun ketiga elemen tersebut tidak bersinergi dengan baik. Maka hasil yang didapatkan juga pasti tidak akan maksimal. (mey/man/ong)