JOGJA – Perusahan apparel Salvo akhirnya meng-hentikan sementara pengiriman jersey ke PSIM Jogja. Ini lantaran manajemen PSIM Jogja belum bisa melunasi pembayaran jersey sesuai dengan kontrak yang disepakti.Pada kompetisi Divisi Utama (DU) 2015 lalu, secara resmi Apparel Salvo ditunjuk sebagai pihak penye-dia perlengkapan olahraga klub berjuluk Laskar Mataram.Kuasa Hukum Salvo Kokok Sudan Sugiaro mengatakan, untuk semen-tara Salvo tidak bisa memenuhi kebutuhan penjualan jersey oleh manajemen PSIM. Salvo mencatat, masih ada sejumlah tagihan yang belum tercover oleh manajemen.”Jadi bagi para pembeli yang sudah mela-kukan pre order, pihak Salvo untuk sementara belum bisa memenuhi sampai pihak manajemen melunasi tunggakan,” kata Kokok ke-pada wartawan Senin (3/8).Untuk mengatasi hal tersebut, pihak Salvo sen-diri melakukan langkah dengan membuat kesepa-katan dengan pihak manajemen PSIM. Surat kese-pakatan tersebut ditandatangani oleh owner PT Salvo Sport Apprel Ridho Hisbullah serta Manajer PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru.Dia menerangkan inti dari surat kesepakatan ter-sebut ialah manajemen PSIM mengakui adanya kekurangan pembayaran dari pihak manajemen. Dalam surat perjanjian tersebut, pihak manajemen PSIM menyatakan akan melunasi dengan jangka waktu yang diberikan selama dua bulan. “Kedua belah pihak sepakat dan tunduk akan perjanjian yang telah disepakati,” jelasnya.Saat disinggung besarnya tunggakan, Kokok eng-gan membuka besarannya. “Manajemen melarang membuka kepada publik besarannya,” jelasnya.Saat disinggung bila nantinya manajemen tidak bisa melunasi pembayaran, dia menjelasnya bila hal tersebut terjadi, pihak Salvo akan mengambil alih langsung penjualan jersey. “Namun bila mana-jemen melunasi, maka jersey yang telah dipesan suporter akan segera dikirim,” terangnya.Akibat persoalan ini pula, sambungnya, niat Salvo unuk menjalankan gerai di Galeria Mal juga tersendat. (bhn/din/ong)