Grafis-idam-bebas
JOGJA – Dua tersangka dugaan korupsi hibah Persiba, HM Idham Samawi (IS) dan Edy Bowo Nurcahyo (EBN) kini bisa bernapas lega. Sebab, Kajati DIJ I Gede Sudiatmaja resmi mengeluarkan Surat Perintah Penghentikan Penyidikan (SP3) terhadap keduanya atas dugaan korupsi senilai Rp 12,5 miliar.
SP3 penanganan hibah Persiba dengan tersangka EBN tertuang dalam Surat Nomor: Prin-368/0.4/Fd.i1/08/2015 dan SP3 atas nama IS termuat dalam Surat Nomor: Prin-369/0.4/Fd.i1/08/2015. SP3 kasus Persiba ini baru ditandatangani Selasa (4/8) kemarin.
“Alasan SP3, penanganan hibah Persiba karena penyidik tidak menemukan dua alat bukti yang cukup,” kata Aspidsus Kejati DIJ Azwar SH kemarin (4/8).
Alasan lain penghentian pengusutan hibah Persiba untuk memberikan kepastian hukum bagi kedua tersangka dan berdasarkan perkembangan persidangan hibah Persiba dengan tersangka Maryani dan Dahono.
“SP3 hibah Persiba atas nama tersangka IS dan EBN juga mempertimbangkan saran dari tim jaksa peneliti,” tandas mantan Kejari Slawi ini.
Meski telah dihentikan, bukan berarti tidak dapat diusut lagi. Menurut Azwar, kelak perkara ini dapat kembali dibuka. Asal, penyidik menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menangani perkara tersebut. “Jika nanti ditemukan alat bukti yang cukup, maka kasus ini dapat dibuka lagi,” jelasnya. (mar/laz/ong)