ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA
AKRAB: Titik Suharto didampingi Suharsono-Abdul Halim menyapa warga saat mengunjungi Kampung Edukasi Watu Lumbung, Parangtritis, Kretek.
KRETEK – Sehari pasca DPD Partai Golkar Bantul menggelar deklarasi dukungan kepada pa-sangan calon bupati Sri Surya Widati dan calon wakil bupati Misbachul Munir (Ida-Munir) di Graha Gandung Pardiman Center, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi kemarin (4/8) justru tampak bersama dengan pasangan Suharsono-Abdul Halim Muslich (Suharsono-Halim) di Kampung Edukasi Watu Lumbung, Parangtritis, Kretek.
Putri Presiden RI kedua Soeharto ini tampak ’mesra’ dengan pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKB, dan PKS kala bersilaturahmi dengan pengelola serta siswa-siswi Kam-pung Edukasi Watu Lumbung.Namun demikian, perempuan yang akrab disapa Titik Soeharto mengaku pertemuannya dengan pasangan Suharsono-Halim hanya sebagai bentuk silaturahmi. “Kan saya berteman dekat dengan pak Harsono. Sama pak kyai juga sering ketemu,” tutur Titik sembari me-noleh ke arah Abdul Halim Muslich yang berdiri di sampingnya.
Apa pertemuan ini juga sebagai langkah dukungan? Titik kembali melontarkan jawaban diplomatis. Menurutnya, orangtua Suharsono berasal dari wilayah sekitar Kampung Edukasi. Sehingga tak ada salahnya bila pasangan Suharsono-Halim ikut men-dampinginya kala berkunjung ke Kampung Edukasi. “Kalau berkunjung beliau mau men-dampingi ya nggak apa-apa to,” ujarnya.Sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Titik justru mengaku tak tahu-menahu dengan restu DPP Partai Golkar mengenai dukungan DPD Partai Golkar ke-pada pasangan petahana. “Saya nggak tahu tuh. Belum dengar,” tandasnya.
Senin (3/8) lalu, DPD Partai Golkar Bantul menggelar deklarasi dukungan kepada pasangan Ida-Munir di Graha Gandung Par-diman Center. Selain jajaran pengurus DPD Partai Golkar Bantul, deklarasi tersebut juga dihadiri Ketua DPD Partai Golkar DIJ Gandung Pardiman.Abdul Halim Muslich mengata-kan, pertemuan dengan Titik Soeharto di Kampung Edukasi sudah diagendakan. Dalam per-temuan itu, mereka juga sempat membicarakan beberapa per-soalan pemilihan kepala daerah (pilkada). “Hasil pertemuan? Ya ada lah,” kelit Halim.Sebagaimana Titik, Halim juga berkelit mengenai agenda per-temuan ini sebagai bentuk du-kungan. “Silakan Anda tafsirkan sendiri saja,” ucapnya.Berbeda dengan Halim, Suharsono justru berani bicara blak-blakan mengenai pertemuan ini. Menurutnya, pertemuan di Kampung Edukasi sebagai bentuk dukungan Titik Soeharto atas pencalonannya sebagai bupati Bantul pada pilkada mendatang. (zam/din/ong)