JOGJA – Seorang residivis, Yoyok Suprapto, 28, terpaksa dilumpuhkan jajaran Resersi Kriminal Polresta Jogjakarta dengan timah panas, Rabu (5/8) malam. Tersangka pembacokan sadis ini harus didor pada kakinya karena saat hendak ditangkap, men-coba untuk kabur. Tersangka merupakan pelaku pem-bacokan di depan Lippo Mall, Jalan Solo, Kota Jogja. Warga Bantul ini ditangkap petugas di kawasan Muja-Muju, Umbulharjo, Kota Jogja, setelah dinyatakan sebagai buronan polisi selama sebulan terakhir.Kapolresta Jogjakarta Kombes Pol Prihartono Eling Lelakon melalui Kasat Reskrim Kompol Heru Muslimin mengungkapkan, tersangka telah be-rulang kali keluar masuk lapas dalam berbagai kasus.”Tersangka ini adalah seorang residivis,” katanya, Jumat (7/8).Dikatakan residivis, karena dia pernah berurusan dengan hukum, antara lain kasus narkoba, curi burung dengan TKP Umbulharjo, penganiayaan di Tamansari, pencurian dengan kekerasan di Jalan Kapas Umbulharjo. “Dan untuk penangkapan kali ini, karena dia melakukan penganiayaan di depan Lippo Mall,” tandasnya.Penangkapan terhadap tersangka, berdasarkan laporan polisi di Polsek Gondokusuman yang selanjutnya diback up oleh jajaran Polresta Jogjakarta. Dalam proses penangkapan, petugas terpaksa menghadiahi timah panas terhadap tersangka, karena ketika hendak ditangkap berusaha kabur. Bahkan tak mengindahkan tembakan peringatan petugas.”Dalam kasus terakhir ini, tersangka telah dengan sadis menebas kepala dan leher korbannya menggunakan pedang,” ungkapnya.Dijelaskan, saat menjalankan aksi kejahatannya pada 14 Juli lalu, korban yang bekerja sebagai cleaning service di mal (Lippo Mall) tengah mem-bersihkan kaca, lalu tiba-tiba ter-sangka datang meminta rokok. Saat itu, korban mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki rokok, namun tersangka tak percaya. Keduanya kemudian terlibat cek-cok mulut lalu tersangka mengeluarkan pedang dan menebaskannya ke kepala dan leher korban. Setelah korban tersungkur dan berdarah-darah, tersangka kabur. “Setelah kejadian, tersangka langsung melarikan diri,” ujarnya.Sejak itu tersangka dalam buronan polisi. “Petugas akhirnya berhasil menangkap tersangka saat bersembunyi di rumah temannya,” tandasnya. Setelah ditangkap Rabu malam (5/8), ter-sangka dikeler ke Polsek Gondo-kusuman untuk proses hukum lebih lanjut. (riz/jko/ong)