Dipna Videlia – Radar Jogja
BERI APRESIASI: Pembayun saat menyematkan penghargaan Pancawarsa dalam temu kangen di Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari, Sleman, kemarin (13/8).
JOGJA – Menyongsong hari Pramuka yang jatuh pada 14 Agustus (hari ini), Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DIJ mengadakan syawalan dan ulang janji di Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari, Sleman, kemarin (13/8).
Acara syawalan dan ulang janji tersebut, sekaligus menjadi ajang temu kangen dan penganugerahan penghargaan. Di mana, dalam acara tersebut Ketua Kwarda Gerakan Pramuka DIJ GKR Pembayun memberikan penghargaan pramuka.
Wakil Ketua Kwarda DIJ Sri Budoyo mengatakan, acara tersebut merupakan rangkaian menjelang Hari Pramuka yang diperingati setiap 14 Agustus. Dijelaskan, sejak pekan lalu, sudah ada beberapa acara, misalnya kunjungan ke kwartir cabang, ziarah ke makam pahlawan, kunjungan ke makam Imogiri tempat dimakamkannya Bapak Pramuka, sarasehan.
“Di acara ini ada pemberian penghargaan Pancawarsa bagi anggota dewasa. Pancawarsa yang diberikan mulai dari Pancawarsa satu sampai tujuh,” kata Sri Budoyo.
Pancawarsa merupakan penghargaan bagi kakak pramuka yang sudah mengabdikan diri. Satu pancawarsa berarti kakak pramuka telah mengabdi selama lima tahun. Penghargaan ini disematkan oleh Ketua Kwarda DIJ GKR Pembayun.
Selain penghargaan Pancawarsa, ada juga penghargaan Dharma Bakti dan Melati. Dua penghargaan ini akan diberikan pada acara Apel Besar, yang akan digelar hari ini (14/8) sebagai puncak Hari Pramuka ke 54 tahun.
Selain upacara dan pemberian penghargaan, setelah apel besar di Lapangan Denggung juga akan diadakan donor darah dan pemeriksaan kesehatan.
Rangkaian acara yang digelar kemarin juga tidak hanya terdiri dari satu sesi. Di sesi kedua diadakan pemutaran film sejarah purbakala dari instansi yang mengelola kepurbakalaan, ceramah tentang kesehatan reprosuksi dan ada pula pentas seni perwakilan dari kwartir cabang.
Ketua Panitia Acara, Agoes S mengatakan, lewat acara ini ia berharap dari Jogjakarta mencoba mendorong revitalisasi gerakan pramuka tingkat nasional yang berbasis pada gugus depan. “Jogjakarta adalah kota budaya, mari kita perkuat gerakan pramuka di Jogjakarta yang membangun karakter bangsa,” kata Agoes. (mg2/jko/ong)