MERIAH: Pengibaran 70 bendera Merah Putih oleh peserta JBR 2015 di Lapangan Brahma, Candi Prambanan, kemarin.
SLEMAN – Tidak salah jika dalam pembukaan Jogja Bike Rendezvous (JBR) 2015 yang berlangsung Jumat (14/8), Ketua Umum Harley Davidson Indo-nesia Nanan Soekarnan me-wanti-wanti agar para peserta Jogja Bike Rendezvous (JBR) 2015 tertib. Dan sangat pas jika salah satu peserta JBR dari ang-gota keluarga Sengkuni Bro Ahong meminta maaf di hari yang sama, sebelum konvoi moge digelar
Peringatan Nana dan permin-taan Bro Ahong tentu bukan tanpa alasan. Itu karena peserta JBR 2015 sangat banyak (2000 –an moge), sehingga muncul kekha-watiran ada masyarakat yang kurang bisa terima dengan hiruk pikuk para bikers tersebut.
Dan benar saja, kemarin (15/8) saat konvoi, ada masyarakat yang mempermasalahkan. Bahkan pemuda ini tergolong nekat. Dia memaksakan diri menghadang dan menghalang-halangi saat konvoi moge sedang jalan.Itu seperti yang terjadi di pe-rempatan Ring Road Utara Con-dongcatur, Sleman. Elanto Wijoyono, 32, pengendara sepeda warga Condongcatur ini men-cegat aksi moge yang beberapa kali dilihatnya menerobos lampu merah. “Kami hanya ingin mereka tertib dalam ber-lalulintas,” ujar Elanto.
Nanan Soekarnan sendiri me-wajibkan peserta JBR 2015 me-matuhi tata tertib lalu lintas yang berlaku di Jogjakarta. Bahkan Nanan, panggilan akrabnya, mempersilakan kepada Kapol-resta dan Kapolres, jika ada yang melanggar agar ditertibkan. “Pe-san saya buat Pak Kapolres, kalau ada pengendara yang melanggar, bisa ditertibkan,” tandasnya.Mantan Wakapolri ini juga me-minta para pengendarai moge saat berada di Jogja ini untuk tidak liar. Di luar kegiatan resmi, me-reka disarankan mengandangkan mogenya di hotel tempat meng-inap. Pengendara moge, men-urutnya juga harus berperan memberikan edukasi. Salah sa-tunya dengan menggunakan trasportasi publik sebagai ken-daraan harian. Terutama untuk mengunjungi beragam destinasi wisata di Jogjakarta.
Dalam beberapa hari ini ribuan bikers moge memang sedang ber-kumpul di Jogjakarta untuk meria-hkan Jogja Bike Rendezvous (JBR) 2015. Pembukaan acara dilakukan di halaman Jogja City Mall (14/8). Dan kemarin (15/8), setelah resmi dibuka (15/8) ribuan moge mela-kukan pawai dari halaman JCM menuju Candi Prambanan.
Dalam pawai itu, turut dibawa 70 bendera Merah Putih yang dipasang di setiap moge. Sela-njutnya bendera-bendera itu dikibarkan di Lapangan Brahma, Candi Prambanan. Pengibaran 70 bendera Merah Putih ini un-tuk menyambut HUT ke-70 RI. Acara di Prambanan kemarin berlangsung meriah dan mampu menarik perhatian pengunjung.Selanjutnya, pada 17 Agustus besok, akan diselenggarakan upacara bendera juga di Lapangan Brahma Candi Prambanan. “Ta-hun ini, sangatlah istimewa ka-rena bertepatan dengan beber-apa event besar otomotif. Tapi paling utama adalah HUT ke-70 RI. Pawai ini merupakan wujud kecintaan kami pada Indonesia. Mengibarkan sebanyak 70 bende-ra Merah Putih yang telah di-bawa selama Indonesia Rally berlangsung,” kata Ketua Harley Davidson Club Indonesia Jogja-karta Gatot Kurniawan
.Ketua JBR 2015 M. Lutfi me-nambahkan, kegiatan JBR ini sebagai salah satu wujud du-kungan pariwisata di Jogjakarta. “Kami melanjutkan amanah yang diberikan Gubernur HB X. HDCI sebagai Honorary Ambassador of Tourism untuk Jogjakarta. Kami kenalkan potensi Jogja-karta kepada ribuan anggota HDCI dari seluruh Indonesia,” katanya. (riz/dwi/laz/ong)